Logo KTF KupasTuntasFilm

Official Poster Operasi Pesta Copet Rilis: Rencana Nyopet di Konser Dimulai! Iqbaal Ramadhan dan Geng Copet Amatir Tampil Dekil di Markas yang Bikin Was-Was!

PRESS RELEASE Indonesia Liputan Berita Umum

By Admin | | 61 views

Operasi Pesta Copet tayang di bioskop mulai 27 Agustus 2026.


Setelah merilis official teaser poster dan poster karakter yang

menyita perhatian warganet, Imajinari merilis official poster film drama komedi terbaru

Operasi Pesta Copet yang menampilkan geng copet amatir tampil dekil: Iqbaal Ramadhan

(Ijal), Kristo Immanuel (Adut), Zulfa Maharani (Tia), dan Kawai Labiba (Melodi). Keempatnya

adalah copet amatir yang menanggung banyak beban dan kesulitan hidup di ibukota.

Mereka nekat bikin rencana nyopet di festival musik paling besar di Indonesia, Pestapora.


Dalam official poster Operasi Pesta Copet, keempatnya ditampilkan tampak dalam sebuah

markas kumuh di sebuah bus yang terbengkalai. Di belakangnya, ada papan tulis bertulis

rencana pencopetan di festival musik terbesar di Indonesia, Pestapora, dengan target

pencopetan fantastis Rp600 juta! Mampukah para copet amatir ini mencapai targetnya?

“Copet bukan kejahatan spontan. Mereka punya cara kerja yang sistematis. Operasi Pesta

Copet membongkar cara mereka beroperasi, dan ketika tahu bagaimana mereka bekerja,

kita jauh lebih mudah menghindarinya. Film ini hiburan sekaligus bekal,” ujar produser

Ernest Prakasa.


Diproduksi oleh Imajinari yang bekerja sama dengan Angin Segar dan Boss Creator, Operasi

Pesta Copet menjadi debut penyutradaraan Edy Khemod, dengan produser Ernest Prakasa,

Dipa Andika, James Erlangga, dan Iqbaal Ramadhan.


Film Operasi Pesta Copet akan mengajak penonton mengintip lika-liku rencana nekat geng

copet amatir yang penuh drama, aksi, dan tawa. Dengan latar festival musik terbesar di

tengah puluhan ribu penonton.


“Saat pertama kali saya datang dengan ide ini, sebenarnya yang menarik adalah saya bisa

membahas skena musik Indonesia tapi tidak dari kacamata yang konvensional, namun

kacamata sosiologisnya. Lewat film Operasi Pesta Copet, kita bukan hanya membahas

musik Indonesia masa kini, tapi memotret juga permasalahan sosial di Indonesia,” ungkap

sutradara Edy Khemod.


Untuk tampil dekil seperti belum mandi yang baru terlihat sekilas di official poster, Iqbaal

melakukan perubahan paling nekat! Untuk pertama kalinya ia harus menurunkan berat

badan dan mengubah perawakan dengan berjemur selama 2 bulan!


“Selama 2 bulan, saya harus berjemur setiap hari selama 2 jam. Itu untuk mengejar

transformasi fisik karakter Ijal yang di filmnya tinggal area pinggir rel kereta api. Bukan cuma

itu, saya juga harus manjangin kumis saya, yang jadinya seperti kumis lele,” kelakar Iqbaal

Ramadhan.


Ikuti informasi terbaru film Operasi Pesta Copet melalui akun Instagram @imajinari.id.

Tunggu keseruan copet konser beraksi di bioskop mulai 27 Agustus 2026!


More Recommendations

Dimas Anggara Debut Sutradarai Film Horor Berjudul Aplikasi Iblis, Dibintangi Junior Roberts, Saat Aplikasi Bisa Menghubungkan dengan Arwah Orang yang Sudah Meninggal
NEWS

Dimas Anggara Debut Sutradarai Film Horor Berjudul Aplikasi Iblis, Dibintangi Junior Roberts, Saat Aplikasi Bisa Menghubungkan dengan Arwah Orang yang Sudah Meninggal

Film Aplikasi Iblis tayang mulai 15 Oktober 2026 di bioskopJakarta, 31 Agustus 2026 — Dimas Anggara menandai penyutradaraan debut horornya lewat film terbaru persembahan NIH Pictures berjudul Aplikasi Iblis. Film ini dibintangi oleh Junior Roberts, Dosma Hazenbosch, Aldo Irawan Putra, Aulia Deas, Ruth Marini, serta penampilan spesial Della Dartyan.Film Aplikasi Iblis membawa genre urban supernatural horror yang akan mengisahkan tentang seorang pria yang mencoba kembali terhubung dengan kekasihnya yang telah meninggal melalui sebuah aplikasi misterius. Namun, justru membuka pintu bagi sesuatu yang ingin memanfaatkannya.Dalam teaser trailer yang dirilis, Arya (diperankan Junior Roberts) ingin melamar kekasihnya, Laras (Dosma Hazenbosch). Namun, keduanya justru harus terpisah dan berbeda dunia untuk selamanya. Arya masih ditemani arwah Laras, tapi, apakah itu benar-benar Laras?Sementara itu, di teaser poster yang dirilis juga secara jelas menampilkan sosok menyeramkan di layar ponsel. Menandakan sebuah teror yang akan datang, saat kita mencoba menggunakan aplikasi yang disebut bisa menghubungkan dengan arwah orang mati tersebut.“Film Aplikasi Iblis akan mengikuti kisah Arya. Dia baru saja kehilangan kekasihnya, dan masih sangat rindu dan percaya orang yang telah pergi bisa kembali. Di film ini, saya menggabungkan unsur drama romance tapi juga teror horor yang mungkin sangat dekat dengan kehidupan kita saat ini. Ketika kita semua pakai sebuah aplikasi untuk bisa terkoneksi dengan orang yang kita sayangi, apapun jenis aplikasinya. Tapi bedanya, aplikasi di film ini bisa menghubungkan dengan arwah orang yang sudah meninggal,” ujar sutradara Dimas Anggara.“Buat aku cerita Arya dan Laras itu seperti sepasang kekasih yang sudah merencanakan sesuatu yang indah tapi malah berakhir menjadi tragedi,” ujar pemeran Arya, Junior Roberts. Sebelumnya, Dimas Anggara telah menyutradarai film #OOTD yang diproduksi oleh NIH Pictures. Kali ini, Dimas kembali mengeksplorasi gagasan kreatifnya sebagai sutradara horor lewat Aplikasi Iblis. Sebuah horor dengan cerita tentang teknologi, kehilangan, dan teror supernatural.Ikuti terus perkembangan film Aplikasi Iblis melalui media sosial Instagram @aplikasiiblisfilm dan @nihpictues. Film Aplikasi Iblis tayang di bioskop mulai 15 Oktober 2026.

Admin Kupas Tuntas Film 31 Aug 2026
GJLS: Berapi-Api Rilis Teaser Trailer, Tiba-tiba Hadirkan Arya Saloka, Baim Wong dan Chicco Jerikho!
NEWS

GJLS: Berapi-Api Rilis Teaser Trailer, Tiba-tiba Hadirkan Arya Saloka, Baim Wong dan Chicco Jerikho!

Jakarta, 3 September 2026 — Rumah produksi Amadeus Sinemagna bersama GJLS Entertainment resmi merilis Teaser Trailer film layar lebar kedua mereka, GJLS: Berapi-Api, yang dijadwalkan meluncur serentak di bioskop mulai 5 November 2026.Kini siap melawan si jago merah sebagai pemadam kebakaran (damkar), trio GJLS; Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir, tampil gagah berseragam khas petugas damkar dalam film komedi terbaru mereka ini. Plot Twist Skala Nasional: Kejutan Munculnya Nama 3 Aktor Papan AtasNamun, ilusi kekerenan tersebut runtuh tanpa ampun saat teaser trailer mulai diputar.Bukannya aksi penyelamatan yang dramatis, penonton langsung disuguhi kemunculan mendadak nama-nama para bintang besar perfilman tanah air; Arya Saloka, Baim Wong dan Chicco Jerikho. Ingat ya, hanya kemunculan namanya saja. Di bawah arahan sutradara Monty Tiwa, film ini membuktikan ambisinya meramu formula multi-genre: dinamika persahabatan, intrik misteri misi penyelamatan, ketegangan kobaran api, hingga letupan romansa yang dibalut humor spontan tanpa rem.Untuk film kami kali ini, saya dan teman-teman GJLS harus melewati persiapan yang lebih serius, bahkan sampai harus menjalani pelatihan sebagai pemadam kebakaran. Melalui film ini, kami tidak hanya ingin membawakan komedi khas GJLS saja, tapi juga cerita tentang persahabatan yang bisa dekat dengan semua orang," seloroh Rigen Rakelna, pemeran utama sekaligus salah satu pendiri GJLS Entertainment.Monty Tiwa: Mengharmoniskan Drama, Aksi, dan Kekalapan AlamiSineas kawakan Monty Tiwa kembali dipercaya menjinakkan liarnya dinamika trio ini dari bangku sutradara."Di film kedua ini, menjadikan trio GJLS sebagai petugas damkar itu ibarat menyalakan korek api di samping tabung gas bocor: langsung meledak secara organik. 'GJLS: Berapi-Api' bukan cuma soal komedi slapstick, tapi ada benang merah pertaruhan persahabatan, misteri, serta aksi yang menghibur yang kami kemas rapi," tutur Monty Tiwa. Peringatan Bahaya: Segera Amankan KursimuGJLS: Berapi-Api resmi tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 5 November 2026.Teaser trailer resmi GJLS: Berapi-Api kini sudah mengudara di kanal YouTube Amadeus Sinemagna. Ikuti perkembangan informasi terkini tanpa perlu panik melalui akun Instagram @sinemagna, @gjlsberapiapi, @gjlsentertainment..

Admin Kupas Tuntas Film 04 Sep 2026
VIDEO
WARGA RUSUN 609 Rilis Trailer dan Poster Resmi, Ketika Hantu Tak Mau Pergi Bertemu Warga yang Tak Mau Digusur!
NEWS

WARGA RUSUN 609 Rilis Trailer dan Poster Resmi, Ketika Hantu Tak Mau Pergi Bertemu Warga yang Tak Mau Digusur!

Film komedi horor terlucu dari Rapi Films akan tayang di bioskop mulai 1 Oktober 2026 !Jakarta, 31 Agustus 2026 - Film terbaru dari Rapi Films, dengan kolaborasi bersama Sky Media Films, Vortera Studios, dan Legacy Pictures, sebuah komedi horor berjudul Warga Rusun 609 hari ini resmi merilis poster dan trailer yang memperlihatkan kekacauan para warga penghuni rusun ketika harus berhadapan dengan arwah Bunga sekaligus ancaman relokasi dari Pak Bahlil. Disutradarai oleh Herwin Novianto dengan penulisan skenario oleh Upi, film ini mempertemukan komedi dan horor dalam dinamika bertetangga di sebuah rusun ke dalam sebuah suguhan yang penuh kejutan dan kelucuan.Warga Rusun 609 akan tayang di bioskop mulai 1 Oktober 2026.Melalui trailernya, penonton diajak mengenal lebih dekat dengan film Warga Rusun 609 yang bercerita tentang ARKA (Morgan Oey), mahasiswa populer dan kaya raya yang menghancurkan hubungannya dengan BUNGA (Ranty Maria) karena sebuah taruhan bodoh. Ketika Bunga ditemukan tewas dan arwahnya menghantui kamar 609, warga rusun yang penuh tingkah pun dibuat kalang kabut. Di saat yang sama, mereka harus menghadapi PAK BAHLIL (David Nurbianto) yang mengancam akan merelokasi mereka. Hantu yang tidak mau pergi bertemu dengan warga yang tidak mau digusur. Kekacauan pun tak terhindarkan.Sebagai adaptasi dari film horor komedi Thailand, Buppah Rahtree, Warga Rusun 609 tidak hanya memindahkan ceritanya ke Indonesia. Dunia rusun menjadi ruang yang membuat ceritanya terasa sangat dekat dengan keseharian masyarakat kita. Ketika teror muncul, para warga bereaksi dengan caranya masing-masing, ada yang panik, bergosip, berdebat, mencari orang pintar, saling menyalahkan, sampai akhirnya terpaksa menghadapi masalah itu bersama-sama. Dari situlah komedi Warga Rusun 609 tumbuh.“Yang membuat kami tertarik bukan hanya hantunya. Kami membayangkan, kalau kejadian seperti ini benar-benar terjadi di sebuah rusun di Indonesia, bagaimana warga kita akan bereaksi? Pasti ada yang takut, ada yang sok berani, ada yang cari orang pintar, ada yang bergosip, dan semuanya ikut campur.Dari situ kami merasa cerita Buppah Rahtree bisa punya kehidupan yang sangat berbeda ketika dibawa ke Indonesia,” ujar produser Sunil Samtani.Kekuatan tersebut semakin terasa melalui deretan pemeran yang menghidupkan karakter-karakterWarga Rusun 609 yang mempertemukan aktor, komedian, stand-up comedian, sampai figur internet dalam satu lingkungan rusun. Selain Morgan Oey dan Ranty Maria, film ini juga menghadirkan Gita Bhebhita, Sarah Sechan, Aming, hingga Dustin Tiffani. Film Warga Rusun 609 mengandalkan kekacauan ensemble cast yang akan membuat penonton tertawa dan terhibur.Melalui Warga Rusun 609, Herwin Novianto kembali mengeksplorasi pertemuan horor dan komedi, kali ini dalam dunia sebuah rusun yang dihuni oleh warga dengan segala tingkah dan persoalannya.Sementara itu, bagi Morgan Oey, kesempatan bermain dalam komedi horor garapan Rapi Films dan disutradarai Herwin Novianto memberikan pengalaman yang berbeda, terutama karena ia harus berada di tengah dinamika pemain yang begitu beragam.“Warga Rusun 609 punya kombinasi yang menarik. Horornya ada banget, tapi cara para karakter menghadapi situasi yang mereka alami membuat semuanya menjadi sangat kocak dan menghibur.Pengalaman bekerja bersama Mas Herwin juga menjadi pengalaman baru yang menyenangkan karena Mas Herwin punya teknik pendekatan yang kuat dalam mempertemukan horor dan komedi. Saya menikmati prosesnya, terutama ketika harus membangun karakter Arka di tengah warga-warga rusun lainnya yang punya energi dan warna masing-masing,” ungkap Morgan Oey.Warga Rusun 609 merupakan film persembahan Rapi Films berkolaborasi dengan Sky Media Films, Vortera Studios dan Legacy Pictures, karya sutradara Herwin Novianto dan penulis skenario Upi. WargaRusun 609 dibintangi oleh Morgan Oey, Ranty Maria, Gita Bhebhita, Galabby, Sarah Sechan, Riyuka Bunga, Aming, Keanu, Papham Ashari, Yono Bakrie, Danang Suryonegoro, Tanta Ginting, Dustin Tiffani, Dian Sidik, David Nurbianto, dan Adzana Ashel. Film ini akan tayang di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026. Ikuti perkembangan Warga Rusun 609 melalui akun-akun resmi media sosialnya.

Admin Kupas Tuntas Film 31 Aug 2026
VIDEO
Film The Tao Exorcist (2026) Horor Pengusiran Roh dengan Misteri Masa Lalu yang Menarik!
MOVIE
3.3

Film The Tao Exorcist (2026) Horor Pengusiran Roh dengan Misteri Masa Lalu yang Menarik!

Film horor Asia kembali menghadirkan kisah pengusiran roh lewat The Tao Exorcist (2026) yang di garap oleh sutradara Hau-Jou Chiou. Dibintangi oleh Virginia Chien, Kaiser Chuang, Kuang-Yao Fan, Tien-Hsin, Yu-Ning Tsao, dan Chloe Xiang, film ini mencoba memadukan unsur horor supranatural, misteri keluarga, serta ritual pengusiran setan khas budaya Taoisme.Meski mengusung premis yang cukup familiar, The Tao Exorcist tetap menawarkan pengalaman menonton yang seru berkat atmosfer mencekam dan misteri yang perlahan terungkap sepanjang cerita.Cerita yang Sederhana, tetapi Tetap Menarik DiikutiDari segi cerita, The Tao Exorcist sebenarnya tidak menghadirkan alur yang terlalu rumit. Premis tentang pengusiran roh jahat dan balas dendam dari masa lalu memang sudah cukup sering digunakan dalam genre horor Asia.Namun, film ini berhasil mengemas konfliknya dengan cukup baik. Misteri demi misteri dibuka secara bertahap, sehingga penonton tetap memiliki alasan untuk terus mengikuti perjalanan para karakternya hingga akhir film.Meskipun beberapa twist terasa mudah ditebak, penyajian ceritanya masih cukup efektif dalam menjaga rasa penasaran. Tempo yang tidak terlalu cepat juga membantu penonton memahami hubungan antara para karakter dan latar belakang konflik yang menjadi inti cerita.Akting Para Pemain Yang Cukup BagusPenampilan Virginia Chien, Kaiser Chuang, Kuang-Yao Fan, Tien-Hsin, Yu-Ning Tsao, dan Chloe Xiang berhasil membawa karakter masing-masing dengan cukup meyakinkan. Interaksi antar karakter terasa natural, terutama ketika mereka harus menghadapi situasi penuh teror dan ketegangan.Walaupun tidak menghadirkan penampilan yang benar-benar luar biasa, para pemain mampu menjalankan perannya dengan baik dan mendukung jalannya cerita.Jumpscare & Adegan Gore yang Cukup EfektifSebagai film horor, The Tao Exorcist cukup berhasil menghadirkan suasana mencekam. Beberapa adegan jumpscare mampu memberikan efek kejut tanpa terasa berlebihan atau dipaksakan.Selain itu, film ini juga menyisipkan sejumlah adegan gore yang meskipun tidak terlalu eksplisit, tetap mampu menghadirkan rasa tidak nyaman dan shock bagi penonton. Adegan-adegan tersebut berhasil memperkuat nuansa menyeramkan yang dibangun sepanjang film.Perpaduan antara ritual pengusiran roh, kemunculan sosok menyeramkan, serta unsur gore membuat film ini tetap terasa intens, terutama bagi penggemar horor supranatural Asia.Visual dan Sinematografi yang Cukup Menunjang AtmosferDari sisi visual, Hau-Jou Chiou menghadirkan sinematografi yang cukup baik dalam membangun atmosfer horor. Penggunaan pencahayaan gelap, komposisi gambar yang sempit, serta desain lokasi yang suram mampu menciptakan rasa tegang di beberapa adegan penting.Sayangnya, secara keseluruhan visual film ini masih terasa kurang maksimal untuk meninggalkan kesan mendalam. Ada beberapa momen yang sebenarnya memiliki potensi untuk tampil lebih ikonik, tetapi kurang dieksplorasi secara maksimal.Meski begitu, kualitas visual yang ditawarkan tetap mampu mendukung cerita dan menjaga nuansa horor sepanjang film.KesimpulanThe Tao Exorcist (2026) memang bukan film horor terbaik tahun ini, tetapi juga jauh dari kata mengecewakan. Ceritanya sederhana, namun tetap menarik untuk diikuti hingga akhir. Unsur pengusiran roh yang diangkat berhasil memberikan nuansa khas, sementara jumpscare dan adegan gore menghadirkan beberapa momen yang cukup mengejutkan.Untuk SOBAT KTF penggemar film horor Asia yang menyukai cerita tentang kutukan, ritual pengusiran roh, dan misteri masa lalu yang perlahan terungkap, The Tao Exorcist cocok banget menjadi pilihan yang menghibur bagi kalian yang sedang mencari tontonan horor ringan dengan sentuhan misteri dan supranatural.

Abdul Haris 08 Aug 2026
Sentilan Budi Doremi Lewat “Cinta Diri Sendiri”
NEWS

Sentilan Budi Doremi Lewat “Cinta Diri Sendiri”

Ini Statement, Aku Yang Paling SelfLove.Jakarta, Agustus 2026 – Budi Doremi kembali. Masih ngomongin cinta, tapi plot twist: kali ini bukan tentang dia. Kali ini tentang lo, tentang kapan lo harus berhenti mengejar dan mulai memilih diri sendiri.Lewat single terbarunya, “Cinta Diri Sendiri”, Budi kayak lagi menyentil pelan tapi nusuk: mungkin selama ini lo terlalu sibuk jadi “orang baik”, sibuk ngerti orang lain, sibuk memperjuangkan sesuatu yang nggak pernah benar-benar memilih lo atau menjadikan lo prioritas, sampai lupa satu hal kecil yang ternyata penting juga: lo juga harus baik ke diri sendiri.Kalau biasanya Budi identik sama lagu yang bikin dada sesek, kali ini auranya beda. Lebih ringan, lebih hangat, lebih “hidup”. Ada ukulele, ada biola, ada vibe santai yang bikin lo tanpa sadar ikut ngangguk, lalu beberapa detik kemudian mikir, “Iya juga ya… gue ngapain segininya banget sih?!”.Karena kadang hidup bukan soal seberapa lama lo bisa bertahan atau seberapa keras lo berusaha sampai sesuatu akhirnya berpihak sama lo. Ada hal-hal yang cukup lo sayangin, lo perjuangin semampunya, lalu memang harus lo lepas. Tahu kapan harus terus jalan dan kapan harus berhenti mungkin justru salah satu bentuk cinta ke diri sendiri yang paling sederhana.Di video musiknya, Budi ngajak Ardit Erwandha, Zoul Pandjoul, dan Shanika Ancita—tiga energi beda yang kalau digabung malah jadi chaos yang seru. Shooting-nya hidup, hasilnya juga dapet: visual yang ringan, fresh, tapi diam-diam nyentil.Lagu ini juga bukan berdiri sendiri. “Cinta Diri Sendiri” adalah lanjutan dari “Ada Untukmu”, dan jadi bagian dari mini album/ EP yang akan datang. Di sini, lagu ini terasa seperti tombol reset. Momen ketika lo berhenti ngejar validasi, terus mulai mikir, “Eh, gue bukan figuran, ya!” Dari situ semuanya mulai geser—cara lo ngelihat cinta, cara lo ngelihat diri sendiri, sampai akhirnya lo ngerti bahwa diri lo sendiri itu penting.“Cinta Diri Sendiri” sudah tersedia di seluruh platform musik digital. Video musiknya juga bisa disaksikan di YouTube: Budi Doremi. Siapa tahu, abis dengerin dan nonton, lo nggak cuma merasa relate, tapi juga akhirnya sadar satu hal: nggak semua hal perlu dikejar.Official Music Video :https://openyoutu.be/M-Kap_WNKbM?si=8YJG7HInunxFuj5RStreaming On All Platforms :Spotify :https://open.spotify.com/track/69G3PsqyDpxfs0RwCRPu1JYoutube Music :https://music.youtube.com/watch?v=3XYbSjirko4&si=5LjU2d6f2N3TUMJRiTunes :https://music.apple.com/id/song/cinta-diri-sendiri/6795851580Meta :https://www.instagram.com/reels/audio/4722470927986672TikTok :https://www.tiktok.com/music/Cinta-Diri-Sendiri-7663100250153338896

Admin Kupas Tuntas Film 26 Aug 2026
Ketika Warisan Gaib Berubah Menjadi Ancaman bagi Keluarga!
MOVIE
3.2

Ketika Warisan Gaib Berubah Menjadi Ancaman bagi Keluarga!

Khadam merupakan film horor Malaysia garapan Shamyl Othman dengan skenario yang ditulis oleh Fariza Azlina. Dibintangi Aghniny Haque, Remy Ishak, Siti Khadijah Halim, Zarra Zaff, Karl El, dan June Lojong, film ini menjadi salah satu kolaborasi perfilman Malaysia dan Indonesia yang membawa cerita tentang kepercayaan terhadap makhluk gaib serta warisan turun-temurun ke dalam sebuah horor bernuansa drama keluarga. Berlatar pada era 1950-an, Khadam mengikuti kisah Melor (Aghniny Haque), seorang ibu yang harus menghadapi warisan mistis keluarganya setelah sang ibu meninggal dunia. Khadam yang diwariskan tersebut bukan sekadar makhluk gaib yang dapat memberikan perlindungan atau membantu kehidupan pemiliknya, tetapi memiliki konsekuensi yang perlahan mulai mengancam kehidupan Melor dan keluarganya.Warisan Gaib yang Tidak Pernah Benar-Benar GratisSalah satu hal menarik dari Khadam adalah bagaimana film ini membangun gagasan mengenai makhluk gaib yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pada awalnya, keberadaan Khadam dapat dipandang sebagai sesuatu yang menguntungkan. Makhluk tersebut dipercaya dapat membantu pemiliknya, memberikan perlindungan, menyembuhkan luka, membantu pekerjaan hingga memberikan kemudahan dalam kehidupan. Namun, semua kemudahan tersebut ternyata memiliki harga yang harus dibayar. Dari sinilah film mulai membangun konflik utamanya. Apa yang semula terlihat seperti sebuah warisan justru berubah menjadi beban yang harus ditanggung oleh generasi berikutnya.Konsep tersebut membuat Khadam tidak hanya berbicara mengenai teror makhluk gaib, tetapi juga mengenai konsekuensi dari keputusan generasi sebelumnya. Sesuatu yang mungkin pernah dianggap sebagai jalan keluar pada masa lalu justru menjadi sumber masalah bagi keluarga di kemudian hari.Horor yang Tidak Sekadar Mengandalkan JumpscareKhadam juga cukup berhasil menghadirkan horor yang tidak semata-mata bergantung pada jumpscare.Memang terdapat beberapa momen yang dirancang untuk memberikan kejutan, tetapi film lebih banyak membangun rasa tidak nyaman melalui suasana, misteri, dan pertanyaan mengenai apa yang sebenarnya sedang terjadi pada Melor dan keluarganya.Pendekatan tersebut membuat ketegangan terasa lebih bertahap. Penonton tidak langsung diberikan seluruh jawaban, melainkan diajak mengikuti berbagai petunjuk sebelum memahami hubungan antara Melor, keluarganya, dan Khadam.Ada pula beberapa perkembangan cerita yang cukup tidak terduga. Konsekuensi dari keberadaan Khadam ternyata jauh lebih besar daripada yang terlihat pada awal film.Dengan demikian, Khadam tidak berhenti pada formula sederhana makhluk gaib muncul → karakter ketakutan → jumpscare → selesai, tetapi berusaha membangun konsekuensi yang lebih panjang terhadap kehidupan para karakternya.Cerita yang Perlahan Membuka MisterinyaPada bagian awal, Khadam memang membutuhkan waktu untuk membangun dunianya. Penonton mungkin masih bertanya-tanya mengenai arah cerita dan bagaimana sebenarnya hubungan setiap karakter dengan Khadam. Namun, seiring berjalannya cerita, berbagai potongan informasi mulai terhubung.Beberapa hal sengaja disimpan oleh film dan baru diperlihatkan secara perlahan. Strategi tersebut membuat rasa penasaran tetap terjaga karena penonton memiliki alasan untuk terus mengikuti perjalanan Melor hingga akhir.Hal yang menarik adalah bagaimana konflik supernatural tersebut kemudian tidak hanya menjadi ancaman terhadap keselamatan fisik, tetapi juga mulai mengganggu identitas, keluarga, dan posisi Melor sebagai seorang ibu serta istri. Premis resmi film bahkan menggambarkan bagaimana Khadam perlahan mengambil alih peran Melor sebagai istri dan ibu, sehingga konflik yang dihadapi bukan sekadar bagaimana mengalahkan makhluk gaib, tetapi bagaimana mempertahankan kehidupannya sendiri.Aghniny Haque Menjadi Kekuatan UtamaSalah satu kekuatan terbesar Khadam berada pada penampilan Aghniny Haque sebagai Melor.Karakter Melor merupakan peran yang cukup menantang karena sebagian besar emosinya harus disampaikan tanpa mengandalkan dialog. Aghniny diketahui menjalani pelatihan intensif untuk mempelajari bahasa isyarat yang dikembangkan secara khusus untuk kebutuhan film. Hasilnya cukup terasa dalam film.Aghniny mampu membawa Melor sebagai karakter yang tidak hanya berada di tengah-tengah cerita horor, tetapi juga memiliki pergulatan emosional yang kuat sebagai seorang ibu yang berusaha melindungi keluarganya. Ekspresi wajah, bahasa tubuh, serta perubahan emosinya menjadi bagian penting dalam menyampaikan kondisi Melor. Hal tersebut membuat karakternya terasa lebih hidup dan membantu menjaga intensitas film, terutama ketika cerita mulai memasuki bagian yang lebih gelap. Penampilan Aghniny juga menjadi semakin menarik karena Khadam merupakan debutnya dalam perfilman Malaysia. Chemistry Para PemainSelain Aghniny Haque, jajaran pemain lainnya juga memberikan kontribusi yang cukup kuat.Remy Ishak sebagai Awang mampu memberikan keseimbangan terhadap karakter Melor. Hubungan keduanya menjadi salah satu elemen emosional yang membantu membuat konflik keluarga dalam film terasa lebih personal. Sementara itu, Siti Khadijah Halim sebagai Manis juga memberikan warna tersendiri. Interaksinya dengan karakter-karakter lain membuat konflik keluarga dalam Khadam terasa semakin kompleks.Zarra Zaff sebagai Puteh, Karl El sebagai Hitam, serta June Lojong sebagai Nek Mak juga memberikan performa yang mendukung atmosfer film. Keenam pemeran utama tersebut menjadi bagian penting dalam membangun hubungan antarkarakter yang nantinya berpengaruh terhadap perkembangan konflik.Chemistry antara Aghniny dan Remy juga mendapat perhatian dalam pemberitaan seputar film. Remy sendiri menyebut bahwa mereka dapat membangun keserasian dalam waktu relatif singkat selama proses produksi. Kolaborasi Malaysia dan Indonesia yang MenarikSebagai film hasil kolaborasi lintas negara, Khadam juga menarik untuk diperhatikan dari sisi perpaduan elemen Indonesia dan Malaysia. Film ini diproduksi oleh rumah produksi Malaysia Red Communications dan Komet Productions, dengan keterlibatan pihak Indonesia dalam produksi dan distribusinya. Perpaduan tersebut terasa cukup natural karena cerita Khadam sendiri berangkat dari unsur budaya dan folklor Melayu/Nusantara yang memiliki kedekatan dengan masyarakat di kedua negara.Latar era 1950-an juga membantu membangun identitas visual film. Suasana pedesaan, kehidupan keluarga, serta kepercayaan terhadap hal-hal mistis membuat Khadam memiliki atmosfer yang cukup khas.Sutradara Shamyl Othman juga menjelaskan bahwa cerita film ini berangkat dari keinginan penulis untuk mengeksplorasi kepercayaan dan folklor Melayu mengenai saka. Proses pengembangan ceritanya turut melibatkan riset dengan masyarakat desa dan tokoh agama.KesimpulanSecara keseluruhan, Khadam merupakan film horor yang cukup berhasil menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar rangkaian jumpscare.Film ini memiliki premis yang menarik mengenai warisan makhluk gaib dan konsekuensi yang harus ditanggung oleh generasi berikutnya. Ceritanya memang membutuhkan waktu untuk membuka seluruh misterinya, tetapi pendekatan tersebut justru membuat penonton memiliki alasan untuk terus mengikuti perjalanan Melor. Kolaborasi Malaysia–Indonesia yang dihadirkan pun terasa cukup apik. Khadam mampu memanfaatkan kedekatan budaya dan folklor kedua negara tanpa kehilangan identitasnya sebagai film horor Malaysia.Pada akhirnya, Khadam bukan film yang sekadar mengandalkan formula “makhluk gaib muncul, penonton dikagetkan, kemudian cerita selesai.” Ada cerita mengenai keluarga, warisan, pengorbanan seorang ibu, serta konsekuensi dari sesuatu yang sejak awal terlihat memberikan keuntungan.Dan setelah melihat apa yang terjadi kepada Melor, satu hal yang mungkin terlintas setelah menonton film ini adalah: beberapa warisan memang sebaiknya tidak pernah diterima.Film ini cocok dan recomended untuk SOBAT KTF yang suka horor dengan unsur mistis , drama , dan penuh rahasia.

Abdul Haris 20 Sep 2026
Totalitas Jadi Riska, Caitlin Halderman Bawa The Hidden Hand Jadi Drama Nomor 1 di Viu Indonesia dan Malaysia
NEWS

Totalitas Jadi Riska, Caitlin Halderman Bawa The Hidden Hand Jadi Drama Nomor 1 di Viu Indonesia dan Malaysia

kerasukan itu pertama kali saya lakukan, jadi bagi saya itu yang paling sulit,” kata Caitlin, dalam acara jumpa pers dengan media Malaysia, dua pekan lalu di Kuala Lumpur.JAKARTA 2 Oktober 2026 – Viu Original The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan) mencatat pencapaian kuat sejak penayangannya.Serial yang dibintangi Caitlin Halderman, Meerqeen, dan Hannah Delisha itu menjadi tayangan paling banyak ditonton atau menduduki peringkat pertama di platform Viu Indonesia dan Malaysia.Pencapaian tersebut berjalan beriringan dengan respons penonton di media sosial. Konten terkait The Hidden Hand telah memperoleh lebih dari 75 juta tayangan di media sosial pada minggu pertama. Kemunculan Riska yang diperankan Caitlin menjadi salah satu bagian yang banyak mengundang perhatian. Di balik wajahnya yang terlihat polos, Riska menyimpan rahasia dan rencana besar yang perlahan mengubah kehidupan sebuah keluarga.Caitlin Halderman hadapi adegan kerasukanThe Hidden Hand mengisahkan Riska, perempuan Indonesia yang datang ke Malaysia dan bekerja sebagai asisten rumah tangga di kediaman keluarga terpandang.Kehadirannya bukan sebuah kebetulan. Riska merupakan anak Bulan, pekerja rumah tangga yang diperlakukan kejam dan meninggal setelah ditabrak Puan Sri Asyikin.Riska kemudian masuk ke rumah tersebut untuk membalas dendam atas kehancuran hidup ibunya. Namun, rencananya menjadi semakin rumit ketika perasaan iba, rahasia keluarga, dan kekuatan mistis mulai mengambil alih keadaan.Karakter itu menuntut Caitlin menampilkan emosi yang berlapis. Ia tidak hanya harus terlihat tenang dan patuh, tetapi juga menyimpan kemarahan, kesedihan, serta niat yang tidak diketahui orang-orang di sekitarnya.Salah satu tantangan terberat bagi Caitlin adalah ketika harus memainkan adegan kerasukan. Pengalaman tersebut menjadi sesuatu yang baru sepanjang perjalanan kariernya sebagai aktris.. Adegan kerasukan itu pertama kali saya lakukan, jadi bagi saya itu yang paling sulit,” kata Caitlin, dalam acara jumpa pers dengan media Malaysia, dua pekan lalu di Kuala Lumpur. Menurut Caitlin, serial horor menuntut energi fisik dan emosi lebih besar karena pemain harus menjalani adegan aksi, ketakutan, hingga kerasukan.Pengalaman sebagai mantan atlet polo air turut membantunya menghadapi tuntutan tersebut. Latar belakang olahraga telah melatih kedisiplinan, kesabaran, dan staminanya selama menjalani proses produksi.Mendapat pujian dari MeerqeenTotalitas Caitlin selama produksi juga mendapat perhatian dari Meerqeen, pemeran Syawal dalam The Hidden Hand.Meerqeen menilai Caitlin sebagai lawan main yang rendah hati dan mudah diajak bekerja sama meskipun telah memiliki nama besar di Indonesia.Bekerja dengan Caitlin sangat menyenangkan. Ia tidak sombong meskipun namanya sudah terkenal di Indonesia,” ujar Meerqeen.Meerqeen juga mengapresiasi kesediaan Caitlin mengikuti kebutuhan karakter dan arahan selama pengambilan gambar. Baginya, Caitlin bukan pemain yang banyak menuntut dan tetap bersedia menjalani berbagai kondisi produksi.The Hidden Hand menjadi proyek pertama Caitlin bersama produksi Malaysia. Ia menjalani pengambilan gambar selama lebih dari satu bulan dan harus menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, bahasa, serta budaya produksi yang berbeda.Naskah awal serial tersebut ditulis dalam bahasa Malaysia. Sementara itu, Riska diceritakan sebagai perempuan Indonesia. Caitlin pun berdiskusi dengan tim hampir setiap hari untuk menyesuaikan dialog tanpa menghilangkan identitas Riska.. Proses tersebut membuat The Hidden Hand tidak hanya menjadi pertemuan aktor dari dua negara, tetapi juga kolaborasi kreatif yang memadukan cara bertutur Indonesia dan Malaysia.Selain Caitlin, Meerqeen, dan Hannah Delisha, serial 12 episode ini turut dibintangi Datin Sri Umie Aida, Farah Ahmad, Amerul Affendi, Nadia Aqilah, Nadya Syahera, Shaharuddin Thamby, dan Ismail Yaacob. The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan) menghadirkan perpaduan drama keluarga, dendam, pengkhianatan, dan teror supernatural. Episode terbarunya dapat disaksikan setiap Selasa dan Rabu melalui Viu.

Admin Kupas Tuntas Film 02 Oct 2026