Logo KTF KupasTuntasFilm

Fresh, Eksentrik, dan Mengganggu! Hasut Buktikan Film Horor tak Perlu Penampakan! Suara HT Bikin Kita Merinding dan Terteror !

PRESS RELEASE Indonesia Liputan Berita Movie

By Admin Kupas Tuntas Film | | 0 views

Tonton film Hasut mulai 8 Oktober 2026 di bioskop Indonesia.

Jakarta, 25 September 2026 — Tuta Films mempersembahkan film horor-misteri Hasut, karya debut sutradara Ilya Sigma yang mengeksplorasi perasaan takut, curiga, dan terteror dari suara-suara misterius yang muncul dari HT, dan menyesatkan pikiran keempat sahabat di sebuah hutan. Siapa yang berada di balik suara tersebut? Dan mana yang harus dipercaya? Dua pertanyaan ini menjadi tema utama Hasut, sekaligus membawa penonton masuk ke dalam misteri yang dialami keempat sahabat tersebut.

Film Hasut menghadirkan horor tanpa penampakan, dengan ketegangan yang dibangun melalui suara-suara misterius yang semakin manipulatif dan memicu paranoia. Justru suara-suara inilah yang membuat teror terasa nyata dan membuat penonton terus bertanya seberapa jauh mereka akan saling mencelakai.

Dibintangi empat pemeran utama yang menampilkan akting mereka dengan solid, Karina Salim, Rachel Amanda, Marthino Lio, dan Kevin Ardilova saling curiga satu sama lain, saat suara misterius itu ‘membajak’ HT mereka.

Keempatnya yang datang dengan luka dan trauma masa lalu, menjadi semakin tak terkontrol, ketika suara-suara itu juga menghasut mereka untuk saling tak mempercayai hingga akhirnya melukai satu sama lain. Hingga akhir film, kita bertanya, siapa yang menghasut, dan siapa yang bisa dipercaya, saat semua yang terlihat tak sama dengan yang terdengar?

“Film Hasut berbicara tentang sebuah rasa curiga dan kepercayaan. Dengan elemen suara yang menjadi kekuatan film ini, Hasut menjadi horor yang datang bukan dari makhluk yang tak terlihat, tapi dari keraguan terhadap diri sendiri dan orang terdekat,” ujar penulis dan sutradara Ilya Sigma.

Film Hasut disutradarai oleh Ilya Sigma, ditulis Ilya Sigma bersama Priesnanda Dwisatria. Film ini diproduseri oleh Putrama Tuta, Siera Tamihardja, dan ko-produser Nick Musa, serta ko-produser Randi Wibawa.

“Setelah menonton film Hasut, akan membuat penonton mempertanyakan hal-hal yang selama ini kita kira sudah kita yakini. Seperti perjalanan empat karakter sahabat di film ini, penonton akan terus dihadapkan pada situasi yang membuat mereka bertanya, siapa yang sebenarnya bisa dipercaya?” Ujar produser Siera Tamihardja.

Bagi Rachel Amanda, film Hasut menjadi tantangan baru baginya. Hasut sendiri menjadi film horor ketiga yang dibintanginya. Salah satu yang menantang bagi Amanda adalah lokasi syuting yang sepenuhnya berada di hutan, dengan pemeran yang terdiri dari empat aktor. Kekuatan aktor di film ini juga sangat diuji untuk menghidupkan suasana teror psikologis yang muncul dari suara-suara misterius.

“Menonton film Hasut akan membawa kita pada sebuah perasaan tegang, terteror secara psikologis, dan refleksi tentang sebuah relasi terhadap orang terdekat kita.

Dan berada di hutan, alam, membuat kita bisa terbuka sisi-sisi yang mungkin selama ini kita tutupi, dan memperlihatkan tentang apakah kita adalah orang yang selama ini menghasut, atau yang dihasut?” Ujar Rachel Amanda

“Buat aku salah satu adegan paling emosional adalah saat bersama Rachel Amanda, yang cukup menguras emosi. Karena kami berdua di sini adalah kakak-adik, yang memiliki trauma di masa lalu, dan di hutan inilah, keduanya mencoba membicarakannya untuk pertama kalinya. Perasaan luka masa lalu itu juga yang rasanya membuat karakter Vira dan Rere relate dengan banyak orang,” ujar Karina Salim.

Pada akhirnya, Hasut meninggalkan satu pertanyaan menohok: ketika semua orang terlihat bisa dipercaya, tetapi suara yang kita dengar mengatakan sebaliknya, siapa yang akan kita pilih untuk dipercaya?

Film Hasut akan tayang di bioskop mulai 8 Oktober 2026. Ikuti perkembangan terbaru melalui akun Instagram @filmhasut & @tutafilms.

More Recommendations

Ketika Mimpi, Konflik, & Harapan Menjadi Potret Perjuangan Anak Bali Mengejar Asa Ke AC Milan Italia Di Film Forza
NEWS

Ketika Mimpi, Konflik, & Harapan Menjadi Potret Perjuangan Anak Bali Mengejar Asa Ke AC Milan Italia Di Film Forza

Jakarta, 26 Agustus 2026 — RIVA Studios bekerja sama dengan Adhya Pictures, telah merilis teaser trailer resmi FORZA, sebuah drama keluarga orisinal bertema sepak bola yang akan segera tayang di bioskop Indonesia. Penayangan internasional akan dimulai pada awal 2027.Dengan pengambilan gambar yang dilakukan di Indonesia dan Italia, film ini merupakan film layar lebar perdana RIVA Studios sekaligus menandai debut penyutradaraan Marco Balsamo, yang juga bertindak sebagai penulis.Film ini mengikuti kisah Bima, yang diperankan oleh pendatang baru Ghazi Alhabsyi, seorang anak berusia 11 tahun dari kawasan berkekurangan di Bali. Ia bermimpi menjadi pesepak bola profesional agar dapat membantu keluarganya keluar dari kemiskinan dan membangun masa depan yang lebih baik bagi mereka.Perjalanan Bima bersinggungan dengan Marco Cagliostro, seorang pesepak bola profesional yang mendekati penghujung kariernya, diperankan oleh Balsamo. Pertemuan tersebut membuka pintu yang sebelumnya tampak mustahil: kesempatan untuk pergi ke Italia danMilan mengikuti seleksi di akademi muda klub raksasa Serie A, AC Milan.Keluarga Bima menjadi pendorong utama ambisinya. Ketika kesempatan yang dapat mengubah hidup itu semakin dekat, perjalanan Bima menguji apakah kerja keras dan tekad mampu mengatasi kemiskinan, tekanan sosial, dan ketidakpastian.“Lewat FORZA, saya ingin menceritakan kisah yang mengangkat kekuatan jiwa manusia. Mimpi Bima lebih besar daripada sepak bola. Mimpi itu adalah tentang menciptakan masa depan yang lebih baik bagi keluarganya. Perjalanannya dibentuk oleh kerja keras, dedikasi, dan pengorbanan, serta keberanian untuk terus melangkah ketika kenyataan seolah berkata tidak.Kisah ini berakar di Indonesia, tetapi harapan yang menjadi intinya bersifat universal,” ujar Marco Balsamo.Jajaran pemeran film ini meliputi Atiqah Hasiholan sebagai Indah, Yoriko Angeline sebagai Dewi, Arie Kriting sebagai Heri, Tio Pakusadewo sebagai Arief, dan Rifnu Wikana sebagai Soleh, bersama Oka Antara dan Ruth Marini. Ghazi Alhabsyi, Tara Sibel, dan Lodovico Costacurta melakoni debut film mereka. Tak hanya itu, film ini juga mengajak mantan bek AC. Milan dan tim nasional Italia, Alessandro Costacurta, untuk bergabung dalam jajaran pemeran.“FORZA bercerita tentang keluarga, hubungan antarmanusia, dan kekuatan sepak bola untuk menyatukan orang-orang,” ujar Tara Sibel Demren, produser sekaligus salah satu pendiri RIVA Studios. “Sepak bola adalah bahasa bersama yang melampaui batas negara, budaya, dan generasi. Pada intinya, film ini berbicara tentang menemukan rasa memiliki melalui gairah yang menyatukan kita.”Adhya Pictures juga mendistribusikan FORZA di Indonesia. Penayangan perdana film ini di Indonesia menjadi bentuk penghormatan terhadap sebuah kisah yang dibangun di atas talenta, bahasa, dan lanskap Indonesia. Penjualan internasional dan mitra distribusi untuk wilayah lainnya akan diumumkan menjelang penayangan global.Saksikan teaser trailer FORZA dan ikuti kabar terbarunya melalui akun Instagram resmi @forzathemovie, @adhyapictures, dan @riva.studios, serta akun TikTok @forzathemovie dan @adhyapictures.

Admin Kupas Tuntas Film 26 Aug 2026
HADIRKAN TARKAM YANG UNIK DAN PENUH INTRIK, FILM BAPAKMU KIPER SIAP TAYANG 3 SEPTEMBER 2026 !
NEWS

HADIRKAN TARKAM YANG UNIK DAN PENUH INTRIK, FILM BAPAKMU KIPER SIAP TAYANG 3 SEPTEMBER 2026 !

Jakarta, 3 September 206 - Entelekey Media Indonesia dan Entelekey Sinema Indonesia (ESI) menghadirkan Film Bapakmu Kiper yang tidak sekadar menghadirkan pertandingan sepak bola sebagai latar cerita. Lewat dunia sepak bola antar kampung alias tarkam, film arahan sutradara Ody Harahap itu, mengangkat sisi yang selama ini jarang tersentuh layar lebar, sisi yang penuh warna, gengsi, dan drama tersendiri di luar hasil akhir pertandingan yang siap tayang di bioskop pada 3 September 2026. Tarkam dikenal luas sebagai denyut nadi sepak bola akar rumput Indonesia. Di balik kesederhanaan lapangan sederhana, ada rivalitas antar kampung yang kerap membawa gengsi dan kebanggaan lokal, hingga tradisi saweran, di mana penonton menyawer pemain yang tampil apik langsung di lapangan sebagai bentuk apresiasi. Tak jarang pula, pertandingan tarkam turut diramaikan pemain dari liga profesional yang sengaja turun kelas demi honor tambahan sekaligus menjaga performa di luar musim kompetisi resminya.Segala bumbu dan intrik khas tarkam inilah yang menurut sutradara Ody Harahap menjadi daya tarik utama untuk diangkat ke layar lebar"Di balik pertandingan, ada persaingan, ada hiburan, bahkan fenomena unik seperti saweran," ujar Ody.Ia menambahkan bahwa hal-hal semacam itulah yang membuat setiap laga tarkam terasa lebih hidup dibanding sekadar hasil skor akhir, lengkap dengan tekanan, harapan, dan relasi sosial yang tumbuh di lingkungan kampung.Kekayaan cerita di balik dunia tarkam ini pula yang menjadi salah satu alasan ESI mantap menjadikannya proyek produksi mandiri pertama mereka. Garnet Geraldine Tanja, Direktur Utama ESI sekaligus produser Bapakmu Kiper, melihat sisi otentik tarkam sebagai kekuatan cerita yang jarang dimiliki film bertema olahraga lainnya."Tarkam itu bukan cuma soal menang kalah di lapangan. Ada gengsi kampung, ada drama di pinggir lapangan, bahkan ada saweran yang bikin suasana makin seru. Semua bumbu itu yangGarnet justru bikin kami yakin ceritanya akan dekat di hati penonton Indonesia," ujar Garnet.Perpaduan antara drama keluarga dan warna-warni dunia tarkam inilah yang diharapkan menjadikan Bapakmu Kiper sebagai tontonan yang menghibur sekaligus merepresentasikan sisi lain sepak bola Indonesia yang selama ini jarang terekspos ke publik luas.Semua bumbu dan intrik itu terangkum dalam perjalanan Dino (Ali Fikry), remaja 18 tahun yang menyimpan kemarahan mendalam pada ayahnya, Warto (Fedi Nuril), mantan jago tarkam yang juga dikenal sebagai penjudi. Dino menganggap ayahnya sebagai penyebab kematian sang ibu, luka yang membuatnya menjaga jarak selama bertahun-tahun. Titik balik muncul ketika Dino mendapat kesempatan mengikuti Tarkam Super Cup, ajang yang bisa membuka jalannya menuju sepak bola profesional sekaligus mengubah hidupnya. Namun jelang babak final, tim andalan Dino justru direbut pihak lain, memaksa Warto turun tangan membentuk tim baru berisi para pemain senior dengan segala keterbatasan mereka. Bapakmu Kiper juga ingin menghadirkan bentuk apresiasi yang terasa nyata. Sosok seperti Warto merepresentasikan banyak kepala keluarga di kehidupan sehari-hari, mereka yang tidak selalu tampil menonjol seperti mencetak gol, namun perannya bertahan menjaga keluarga di tengah kerasnya hidup justru menjadi fondasi yang paling krusial.“Warto ini kayak gambaran banyak ayah di luar sana, yang perannya sering nggak kelihatan tapi sebenarnya paling krusial. Nggak harus selalu mencetak gol, yang penting selalu ada buat bertahan dan melindungi keluarganya,” ujar Fedi.Sudut pandang berbeda datang dari Ali Fikry yang memerankan Dino. Baginya, proses syuting justru menjadi pengingat bahwa kemarahan yang Dino simpan bertahun-tahun bukan satu-satunya jalan, dan setiap orang, termasuk karakter yang ia perankan, selalu punya kesempatan kedua untuk berdamai dengan masa lalunya."Memaafkan enggak akan selalu jadi proses yang mudah, tapi selalu layak untuk diusahakan," kata Ali.Perjalanan menuju Tarkam Super Cup ini pun menjadi lebih dari sekadar pertandingan. Ia menjelma perjalanan menghadapi masa lalu, memperjuangkan masa depan, dan memperbaiki hubungan yang lama retak antara seorang ayah dan anak.Bapakmu Kiper disutradarai oleh Ody Harahap, naskah ditulis Titien Wattimena dan Aaron Hart bersama tim Katatinut. Selain Fedi Nuril, dan Ali fikry, Bapakmu Kiper menghadirkan Tanta Ginting, Augie Fantinus, dan pria yang dijuluki Raja Tarkam, King Polo. Bapakmu Kiper tayang serentak di bioskop mulai 3 September 2026.

Admin Kupas Tuntas Film 03 Sep 2026
Trio GJLS Resmi Jadi Petugas Damkar di Film GJLS: Berapi-Api, Tayang Serentak di Bioskop 5 November 2026 !
NEWS

Trio GJLS Resmi Jadi Petugas Damkar di Film GJLS: Berapi-Api, Tayang Serentak di Bioskop 5 November 2026 !

Jakarta, 31 Agustus 2026 — Kabar penting sekaligus peringatan bagi siapa pun yang rahangnya mudah pegal karena tertawa tanpa henti. Rumah produksi Amadeus Sinemagna bersama GJLS Entertainment secara resmi mengumumkan tanggal rilis film layar lebar terbaru mereka, GJLS: Berapi-Api. Film komedi aksi yang paling dinanti ini dipastikan meluncur serentak di seluruh jaringan bioskop tanah air mulai 5 November 2026.Setelah sukses memporak-porandakan penonton lewat film debut GJLS: Ibuku Ibu-Ibu pada 2025 lalu, trio komika Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir kini kembali dengan beban tanggung jawab yang jauh lebih berbahaya, serta jauh lebih butuh perjuangan.Ketika Trio GJLS Diberi Tanggung Jawab Nyawa dan Selang AirDalam GJLS: Berapi-Api, trio abang-abang ini mewujudkan cita-cita masa kecil mereka yang mulia namun riskan: menjadi petugas pemadam kebakaran (damkar). Sayangnya, niat tulus menyelamatkan warga justru berbenturan dengan kepanikan struktural, adu argumen nirfaedah di tengah kobaran api, hingga konflik persahabatan yang meledak-ledak."Di film pertama, kita dibikin pusing dengan urusan bapak–anak. Sekarang di 'GJLS: Berapi-Api', kita dikasih seragam damkar, helm baja, sama selang bertekanan tinggi. Bukannya tenang, malah kebakaran ego masing-masing yang lebih bahaya. Penonton jangan harap dapat aksi heroik yang tenang; ini isinya murni teriakan, panik, dan persahabatan yang diuji pas api udah di depan muka," ujar Rigen Rakelna, aktor dan salah satu pendiri GJLS Entertainment.Monty Tiwa Kembali Pasang Badan Mengawal KekacauanKursi nahkoda penyutradaraan kembali dipercayakan kepada sineas kawakan Monty Tiwa.Memasuki 25 tahun jam terbangnya di sinema nasional, Monty kembali membuktikan kesabarannya dalam meracik energi improvisasi organik anak-anak GJLS ke dalam bingkai visual sinematik yang megah. "Menyutradarai trio GJLS di film aksi damkar itu rasanya seperti mengendalikan truk blangwir yang remnya blong tapi sopirnya malah sibuk debat. Tapi di situlah magisnya. 5 November 2026 adalah tanggal di mana masyarakat Indonesia boleh melepaskan semua beban pikiran, masuk bioskop, dan menertawakan kekonyolan hidup bersama-sama," tutur Monty Tiwa, sutradara.Catat Tanggalnya!GJLS: Berapi-Api resmi tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.Informasi mengenai tiket pra-pesan (presale) dan agenda penayangan khusus (special screening) akan diumumkan dalam waktu dekat. Pantau terus saluran resmi tanpa perlu panik melalui akun media sosial @gjlsberapiapi, @gjlsentertainment, dan @sinemagna.

Admin Kupas Tuntas Film 31 Aug 2026
VIDEO
Setelah Revisi Dua Kali Karena Foto Blur, GJLS: Berapi-Api Akhirnya Merilis Official Poster, Trailer, dan Original Soundtrack Barasuara Bersama Performance Memukau dari Damkar
NEWS

Setelah Revisi Dua Kali Karena Foto Blur, GJLS: Berapi-Api Akhirnya Merilis Official Poster, Trailer, dan Original Soundtrack Barasuara Bersama Performance Memukau dari Damkar

Jakarta, 2 Oktober 2026 — Setelah melalui dua kali proses revisi akibat drama menggelikan dari trio Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir dengan netizen penggemar GJLS, akhirnya poster GJLS: Berapi-api resmi diizinkan tampil jelas tanpa sensor. Dalam perhelatan konferensi pers yang riuh di Lippo Mall Nusantara, rumah produksi Amadeus Sinemagna resmi meluncurkan paket lengkap promosi: revisi kedua Official Poster, Official Trailer, serta lagu orisinal resmi garapan Barasuara untuk film komedi drama GJLS: Berapi-Api.Seremoni Nyaris Gagal: Hendak Tampil Heroik, Malah Diselamatkan Regu Damkar SungguhanSesuai tradisi komedi GJLS, acara pembukaan tirai hitam raksasa penutup poster dan trailer tidak dibiarkan berjalan normal tanpa bumbu kepanikan. Niat hati ingin bergaya bak pahlawan penyelamat dengan menarik tirai secara serentak, trio abang-abang ini justru tersangkut tali dan gagal mengeksekusi seremoni hingga memicu tawa penonton di area mal.Sadar situasi di panggung mulai melenceng dari naskah, Rigen langsung sigap menelepon panggilan darurat pemadam kebakaran. Suasana berubah drastis saat sirene berbunyi dan regu Algojo Api masuk dengan langkah tegap, mengambil alih panggung, lalu menarik tirai hitam tersebut secara sempurna diiringi tepuk tangan riuh para tamu undangan.Official Trailer: Realitas Tugas Damkar dari Ambil Rapor Sampai Kepala Nyangkut PagarMateri official trailer yang baru diputar memperlihatkan pahit-manis perjuangan tiga sahabat masa kecil yang bertekad menjadi petugas pemadam kebakaran yang gagah. Namun, setelah melewati gemblengan tanpa ampun bersama regu Algojo Api, trio GJLS justru dihadapkan pada tugas-tugas lapangan yang tak terduga: mulai dari operasi darurat mengambil rapor anak SD hingga penyelamatan krusial mengeluarkan kepala Yono Bakrie yang tersangkut di jeruji pagar.Misi mulia berbalut kekacauan tersebut ditegaskan oleh para pemeran utama. "Tujuan kami di film ini ga cuma ingin menunjukkan film GJLS yang lucu dan seru, tapi juga ingin membawakan aksi heroik pemadam kebakaran yang selalu siap membantu kita, dan cerita yang dekat dengan kita semua," papar Rigen Rakelna.Membawa momen haru ketika ditanya mengenai tema persahabatan yang dibawa dalam film terbaru dari trio komedian ini, Ananta Rispo ternyata meneteskan air mata di tengah panggung press conference. Sulit berkata-kata karena emosinya yang tak terduga pecah di atas panggung, Rispo menekankan pentingnya momen ini dalam hidupnya. “Saya sangat bangga bisa ada di sini bersama kedua sahabat saya,” sebut Rispo di tengah pelukan Rigen dan Hifdzi.“Intinya, di film ini kami mau membawakan sisi yang dicintai publik penggemar komedi di film pertama, tapi ke level yang lebih dalam segala hal,” ujar Hifdzi mengenai film terbaru mereka.“Ini adalah GJLS yang lebih lucu, lebih hangat, juga lebih bisa dinikmati berbagai kalangan dan usia.”Sutradara Monty Tiwa menambahkan, “GJLS: Berapi-Api adalah film baru dengan cerita baru yang berbeda dengan GJLS: Ibuku Ibu-ibu. Ceritanya di-design untuk bisa ditonton bersama keluarga.”Kemegahan Soundtrack Barasuara dan Jajaran Pemeran LengkapEnergi film ini kian meledak berkat iringan official original soundtrack bertenaga dari band rock Barasuara yang berjudul “Api dan Mimpi” membuktikan bahwa perseteruan perebutan lagu antara Hifdzi dan Iga Massardi tempo hari resmi tuntas secara musikal.Di bawah komando sutradara Monty Tiwa, film ini turut diperkuat oleh deretan bintang dan komika lintas generasi: Rigen Rakelna, Ananta Rispo, Hifdzi Khoir, Carissa Perusset, Aurra Kharisma, Indira Ayu Maharani (Inayma), Ebel Cobra, Grace Emmanuela, Yono Bakrie, Nigel Siwabessy, Rio Dumatubun, dan Sadha Triyudha.Catat Tanggal Tayangnya!GJLS: Berapi-Api siap memadamkan stres dan mengocok perut penonton di bioskop seluruh Indonesia mulai 5 November 2026.Saksikan Official Trailer resmi di kanal YouTube Amadeus Sinemagna dan pantau terus kabar terbarunya melalui akun media sosial resmi @sinemagna, @gjlsberapiapi, dan @gjlsentertainment.

Admin Kupas Tuntas Film 02 Oct 2026
16 Tahun Setelah Berpisah, Film Thanapat Bertemu Bua Nalinthip sebagai Bos Stasiun TV dan Petugas Keamanan !
NEWS

16 Tahun Setelah Berpisah, Film Thanapat Bertemu Bua Nalinthip sebagai Bos Stasiun TV dan Petugas Keamanan !

Enam belas tahun setelah hubungan mereka berakhir, dua mantan kekasih dipertemukan kembali dalam keadaan yang jauh berbeda. Rangsiman telah menjadi pemimpin sebuah stasiun televisi, sedangkan Daran harus bekerja sebagai petugas keamanan demi menghidupi keluarganya.Pertemuan yang canggung itu menjadi awal cerita drama Thailand To Love and Cherish. Dibintangi Film Thanapat Kawila dan Bua Nalinthip Sakulongumpai, drama romantis ini kini dapat disaksikan di Viu dengan subtitle Indonesia.To Love and Cherish, yang memiliki judul asli Rak, mengikuti perjalanan Rangsiman dan Daran. Ketika masih muda, keduanya pernah saling mencintai. Namun, sebuah keputusan besar membuat Daran memilih mengakhiri hubungan tersebut dan meninggalkan luka yang terus dibawa Rangsiman hingga dewasa.Dalam wawancara dengan media Thailand Khaosod, Bua Nalinthip menjelaskan, “To Love and Cherish memperlihatkan berbagai bentuk cinta. Penggerak utama ceritanya adalah dua orang yang pernah menjadi cinta pertama satu sama lain, kemudian berpisah dan sama-sama membawa luka ketika kembali bertemu.”Menurut Bua, Daran merupakan karakter yang terbiasa menyimpan perasaan dan memikul semua persoalan seorang diri. Tantangan dalam memerankan karakter tersebut adalah menyampaikan tekanan batin Daran melalui ekspresi dan tatapan, terutama ketika ia tidak bisa mengungkapkan perasaannya secara terbuka.Film Thanapat juga melihat Rangsiman sebagai karakter yang menyimpan banyak hal tanpa mengatakannya. Meskipun kehidupannya telah berubah setelah lebih dari satu dekade, sebagian dari dirinya masih membawa hati dan luka Rangsiman muda. Kebohongan enam belas tahunDikutip dari TrueVisions, kebohongan yang disampaikan Daran 16 tahun lalu melukai Rangsiman, tetapi pada saat yang sama melindungi sesuatu yang sangat penting bagi kehidupan mereka. Ketika keduanya kembali bertemu sebagai orang asing, rahasia yang selama ini disimpan Daran perlahan mulai sulit dipertahankan. Masa lalu tersebut kembali mendekati mereka ketika Daran menerima pekerjaan sebagai petugas keamanan di MJTV, stasiun televisi yang dipimpin Rangsiman. Bagi Daran, pekerjaan itu diperlukan untuk membantu biaya pengobatan ibunya dan menopang keluarganya. Namun, keputusannya bekerja di sana justru membawanya kembali kepada orang yang selama ini berusaha ia hindari.Perbedaan keadaan mereka membuat pertemuan itu semakin rumit. Daran yang dahulu dikenal sebagai pelajar berprestasi dengan masa depan menjanjikan kini harus mengesampingkan impiannya. Sementara itu, Rangsiman telah tumbuh menjadi figur berkuasa, tetapi belum sepenuhnya terbebas dari kemarahan akibat perpisahan mereka.Pertemuan Film dan Bua sekaligus menghadirkan pasangan baru dalam drama Thailand. Kepada Khaosod, Film mengaku belum pernah bekerja atau berbincang dengan Bua sebelum proyek ini. Namun, ketika mulai beradu akting, keduanya merasa mudah menyelaraskan permainan. Bua juga menilai Film sebagai rekan yang mampu berkomunikasi kuat melalui tatapan.Perjalanan Rangsiman dan Daran pada masa muda diperankan Aston Ratiphat Luengvoraphan dan Neeya Makela. Kehadiran dua aktor muda ini membantu penonton melihat perubahan hubungan mereka, dari cinta pertama yang hangat hingga pengalaman pahit yang membentuk kedua karakter ketika dewasa.Selain Film Thanapat, Bua Nalinthip, Aston Ratiphat, dan Neeya Makela, drama ini juga dibintangi Boss Chaikamon Sermsongwittaya, Pond Ponlawit Ketprapakorn, Carissa Springett, Pym Pympan Chalayanacupt, serta Freya Panisara Krittikulpakin.To Love and Cherish memperlihatkan bagaimana keputusan yang dibuat atas nama cinta dapat memengaruhi kehidupan banyak orang. Rangsiman dan Daran mungkin masih memiliki perasaan yang sama, tetapi mereka tidak dapat melanjutkan hubungan tersebut tanpa terlebih dahulu menghadapi kebohongan, kemarahan, dan konsekuensi dari pilihan 16 tahun lalu.Drama Thailand berjumlah 10 episode ini disutradarai Chudapa Chantakett dan diadaptasi dari novel Rak karya Ratree Prayer. To Love and Cherish dapat disaksikan di Viu dengan subtitle Indonesia.

Admin Kupas Tuntas Film 05 Sep 2026
VIDEO
Perluas Semesta Tayangan Action, Ikatan Darah Hadir Eksklusif di Vidio!!
NEWS

Perluas Semesta Tayangan Action, Ikatan Darah Hadir Eksklusif di Vidio!!

Sebelumnya Tayang di Bioskop, Sebuah Film Action Karya Sidharta Tata Sekarang Dapat Ditonton di Aplikasi Vidio Mulai Dari 28 Agustus 2026Jakarta, 24 Agustus 2026 — Vidio kembali memperkuat semesta action dengan menghadirkan Ikatan Darah, film laga yang menawarkan aksi brutal, pertarungan intens, dan ketegangan tiada henti. Disutradarai oleh Sidharta Tata, sosok di balik Pertaruhan The Series, film ini membawa penonton ke dalam serangkaian pertarungan sengit yang menjadi salah satu kekuatan utama ceritanya. Setelah sebelumnya tayang di festival internasional dan layar lebar Indonesia, Ikatan Darah kini hadir secara eksklusif di Vidio untuk penonton di wilayah Asia Tenggara mulai 28 Agustus 2026.Bukan sekadar menghadirkan aksi sebagai pelengkap cerita, Ikatan Darah menjadikan pertarungan sebagai bagian penting dalam perjalanan para karakternya. Setiap adu fisik dikemas dengan koreografi laga yang intens, kontak fisik yang terasa nyata, serta adegan-adegan penuh ketegangan yang memperlihatkan kerasnya dunia yang dihadapi Mega dan Bilal sebagai karakter utama dalam film ini.Ikatan Darah menceritakan perjuangan Mega (Livi Ciananta), mantan atlet pencak silat yang terpaksa kembali bertarung setelah sang kakak, Bilal (Derby Romero), terjerat utang ratusan juta rupiah. Dalam upaya melunasi utangnya, Bilal terlibat dalam sebuah kejadian yang berujung pada pembunuhan tak disengaja terhadap salah satu petinggi kelompok kriminal. Sejak saat itu, Mega dan Bilal menjadi buronan dan terus diburu oleh kelompok tersebut yang ingin membalas dendam atas kematian orang mereka. Terjebak dalam kejaran tanpa henti, keduanya harus mempertaruhkan nyawa untuk bertahan hidup sekaligus saling melindungi.Film ini juga turut dibintangi oleh Dimas Anggara, Teuku Rifnu Wikana, Lydia Kandou, Ismi Melinda, Abdurrahman Arif, Rama Ramadhan, Agra Piliang, dan Rahmet Ababil.Simak 3 fakta menarik tentang Ikatan Darah!1. Bukan Sekadar Baku Hantam, Setiap Karakter Punya Gaya Bertarung Sendiri. Sumber : Vidio Berbeda dari film action yang menjadikan adegan pertarungan sekedar pelengkap cerita, Ikatan Darah menempatkan laga sebagai bagian penting yang menggerakkan perjalanan para karakternya. Di bawah arahan Sidharta Tata, setiap pertarungan dirancang bukan hanya untuk menghadirkan aksi yang intens, tetapi juga memperlihatkan karakter, kemampuan, dan konsekuensi yang harus mereka hadapi. Ketika situasi semakin terdesak, penonton tidak hanya melihat bagaimana mereka bertarung, tetapi juga bagaimana mereka bertahan. Yang membuatnya semakin menarik, tidak ada satu gaya bertarung yang sama untuk seluruh karakter. Koreografi pencak silat dikembangkan secara khusus dengan mempertimbangkan karakter, kemampuan fisik, serta gestur masing-masing pemain. Hasilnya, setiap pertarungan memiliki identitas tersendiri, dari cara menyerang, bertahan, hingga merespon lawan. Pendekatan ini membuat aksi dalam Ikatan Darah terasa lebih personal, sekaligus menjadikan pertarungan sebagai cara untuk mengenal karakter lebih jauh, bukan sekadar rangkaian adegan baku hantam.2. Livi Ciananta Perankan Mega Nyaris Tanpa Stuntman, Tiga Bulan Persiapan Demi Aksi yang Lebih RealistisSumber : VidioDi balik aksi brutal Ikatan Darah, terdapat persiapan intens selama kurang lebih tiga bulan bersama Uwais Team. Para pemain menjalani latihan hampir setiap hari, mulai dari cardio, conditioning, reading, hingga koreografi fighting untuk membangun fisik, chemistry, serta ritme gerakan yang dibutuhkan dalam setiap adegan. Bagi Livi Ciananta, persiapan ini juga mencakup pembentukan massa otot dan latihan pencak silat dari dasar untuk mendalami karakter Mega. Bahkan, sebagian besar adegan fighting Livi dilakukan sendiri tanpa stuntman.3. Dari Festival Internasional hingga Layar Lebar, Kini Hadir Eksklusif di Vidio. Sebelum tayang di bioskop dan hadir secara eksklusif di Vidio, Ikatan Darah telah lebih dahulu menyapa penonton internasional melalui Fantastic Fest 2025 di Austin, Texas, dilanjutkan dengan kehadirannya di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2025. Setelah memulai perjalanannya di bioskop Indonesia pada April 2026, Ikatan Darah kini melabuhkan perjalanannya di Vidio. Dengan aksi laga yang intens, pertarungan brutal, dan kisah tentang ikatan keluarga yang dipertaruhkan karena lilitan hutang, Ikatan Darah siap membawa pengalaman action yang penuh adrenalin bagi penonton.Sumber : VidioSaksikan Ikatan Darah mulai 28 Agustus 2026, eksklusif hanya di Vidio dan tersedia khusus untuk penonton di wilayah Asia Tenggara.SAKSIKAN IKATAN DARAH DISINI!

Admin Kupas Tuntas Film 26 Aug 2026
Totalitas Jadi Riska, Caitlin Halderman Bawa The Hidden Hand Jadi Drama Nomor 1 di Viu Indonesia dan Malaysia
NEWS

Totalitas Jadi Riska, Caitlin Halderman Bawa The Hidden Hand Jadi Drama Nomor 1 di Viu Indonesia dan Malaysia

kerasukan itu pertama kali saya lakukan, jadi bagi saya itu yang paling sulit,” kata Caitlin, dalam acara jumpa pers dengan media Malaysia, dua pekan lalu di Kuala Lumpur.JAKARTA 2 Oktober 2026 – Viu Original The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan) mencatat pencapaian kuat sejak penayangannya.Serial yang dibintangi Caitlin Halderman, Meerqeen, dan Hannah Delisha itu menjadi tayangan paling banyak ditonton atau menduduki peringkat pertama di platform Viu Indonesia dan Malaysia.Pencapaian tersebut berjalan beriringan dengan respons penonton di media sosial. Konten terkait The Hidden Hand telah memperoleh lebih dari 75 juta tayangan di media sosial pada minggu pertama. Kemunculan Riska yang diperankan Caitlin menjadi salah satu bagian yang banyak mengundang perhatian. Di balik wajahnya yang terlihat polos, Riska menyimpan rahasia dan rencana besar yang perlahan mengubah kehidupan sebuah keluarga.Caitlin Halderman hadapi adegan kerasukanThe Hidden Hand mengisahkan Riska, perempuan Indonesia yang datang ke Malaysia dan bekerja sebagai asisten rumah tangga di kediaman keluarga terpandang.Kehadirannya bukan sebuah kebetulan. Riska merupakan anak Bulan, pekerja rumah tangga yang diperlakukan kejam dan meninggal setelah ditabrak Puan Sri Asyikin.Riska kemudian masuk ke rumah tersebut untuk membalas dendam atas kehancuran hidup ibunya. Namun, rencananya menjadi semakin rumit ketika perasaan iba, rahasia keluarga, dan kekuatan mistis mulai mengambil alih keadaan.Karakter itu menuntut Caitlin menampilkan emosi yang berlapis. Ia tidak hanya harus terlihat tenang dan patuh, tetapi juga menyimpan kemarahan, kesedihan, serta niat yang tidak diketahui orang-orang di sekitarnya.Salah satu tantangan terberat bagi Caitlin adalah ketika harus memainkan adegan kerasukan. Pengalaman tersebut menjadi sesuatu yang baru sepanjang perjalanan kariernya sebagai aktris.. Adegan kerasukan itu pertama kali saya lakukan, jadi bagi saya itu yang paling sulit,” kata Caitlin, dalam acara jumpa pers dengan media Malaysia, dua pekan lalu di Kuala Lumpur. Menurut Caitlin, serial horor menuntut energi fisik dan emosi lebih besar karena pemain harus menjalani adegan aksi, ketakutan, hingga kerasukan.Pengalaman sebagai mantan atlet polo air turut membantunya menghadapi tuntutan tersebut. Latar belakang olahraga telah melatih kedisiplinan, kesabaran, dan staminanya selama menjalani proses produksi.Mendapat pujian dari MeerqeenTotalitas Caitlin selama produksi juga mendapat perhatian dari Meerqeen, pemeran Syawal dalam The Hidden Hand.Meerqeen menilai Caitlin sebagai lawan main yang rendah hati dan mudah diajak bekerja sama meskipun telah memiliki nama besar di Indonesia.Bekerja dengan Caitlin sangat menyenangkan. Ia tidak sombong meskipun namanya sudah terkenal di Indonesia,” ujar Meerqeen.Meerqeen juga mengapresiasi kesediaan Caitlin mengikuti kebutuhan karakter dan arahan selama pengambilan gambar. Baginya, Caitlin bukan pemain yang banyak menuntut dan tetap bersedia menjalani berbagai kondisi produksi.The Hidden Hand menjadi proyek pertama Caitlin bersama produksi Malaysia. Ia menjalani pengambilan gambar selama lebih dari satu bulan dan harus menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, bahasa, serta budaya produksi yang berbeda.Naskah awal serial tersebut ditulis dalam bahasa Malaysia. Sementara itu, Riska diceritakan sebagai perempuan Indonesia. Caitlin pun berdiskusi dengan tim hampir setiap hari untuk menyesuaikan dialog tanpa menghilangkan identitas Riska.. Proses tersebut membuat The Hidden Hand tidak hanya menjadi pertemuan aktor dari dua negara, tetapi juga kolaborasi kreatif yang memadukan cara bertutur Indonesia dan Malaysia.Selain Caitlin, Meerqeen, dan Hannah Delisha, serial 12 episode ini turut dibintangi Datin Sri Umie Aida, Farah Ahmad, Amerul Affendi, Nadia Aqilah, Nadya Syahera, Shaharuddin Thamby, dan Ismail Yaacob. The Hidden Hand (Dia Perempuan Sialan) menghadirkan perpaduan drama keluarga, dendam, pengkhianatan, dan teror supernatural. Episode terbarunya dapat disaksikan setiap Selasa dan Rabu melalui Viu.

Admin Kupas Tuntas Film 02 Oct 2026