Logo KTF KupasTuntasFilm

Andai Waktu Bisa Diulang Kembali", Film Underrated yang Wajib Ditonton!

PRESS RELEASE Indonesia Liputan Berita

By Admin Kupas Tuntas Film | | 41 views

Film drama Indonesia "Andai Waktu Bisa Diulang Kembali" akan tayang di bioskop mulai 30 Juli 2026.

Film ini menawarkan kisah emosional tentang cinta, keluarga, pilihan hidup, dan penyesalan.

Cerita berpusat pada Dinar, perempuan yang menghadapi tekanan ekonomi, biaya kuliah, utang keluarga, dan kondisi kesehatan ibunya. Kehidupannya berubah ketika ia bertemu Faiz dan Firman yang membawa Dinar pada pilihan sulit.

Davina Karamoy tampil kuat dan menyentuh sebagai Dinar. Ia mampu menyampaikan kesedihan, kebimbangan, dan tekanan melalui ekspresi yang natural tanpa harus mengandalkan banyak dialog.

Davina juga mengubah penampilannya demi memperkuat karakter Dinar. Ia tampil dengan poni yang membuat sosok Dinar terlihat lebih sederhana, dekat, dan sesuai dengan latar cerita film.

Farhan Rasyid tampil sebagai Faiz dan layak disebut sebagai hidden gem dunia perfilman Indonesia. Aktingnya tenang, tidak berlebihan, tetapi mampu memberikan kesan emosional yang kuat.

Chemistry Davina dan Farhan menjadi salah satu daya tarik utama film ini. Bahkan dalam beberapa adegan tanpa dialog, tatapan dan bahasa tubuh keduanya mampu menyampaikan rasa cinta, kehilangan, serta perasaan yang belum selesai.

Selain Davina Karamoy dan Farhan Rasyid, film ini juga dibintangi Bismo Satrio, Nadzira Shafa, Mazack, Vonny Anggraini, Kenji Sati, dan Nashwa Fadhillah. Kehadiran para pemain pendukung membuat konflik dan perjalanan Dinar semakin hidup.


Andai Waktu Bisa Diulang Kembali menjadi film Indonesia underrated yang patut segera ditonton. Film ini tidak hanya selesai ketika layar bioskop menjadi gelap, tetapi meninggalkan cerita dan perasaan yang rasanya bisa kalian bawa pulang.


More Recommendations

Karina Salim, Rachel Amanda, Marthino Lio, dan Kevin Ardilova Terhasut oleh Bisikan Suara-Suara di Hutan! Film Horor-Misteri Hasut Karya Sutradara Ilya Sigma Rilis Teaser Trailer & Poster!
NEWS

Karina Salim, Rachel Amanda, Marthino Lio, dan Kevin Ardilova Terhasut oleh Bisikan Suara-Suara di Hutan! Film Horor-Misteri Hasut Karya Sutradara Ilya Sigma Rilis Teaser Trailer & Poster!

Film Hasut akan tayang mulai 8 Oktober 2026 di bioskop ! Jakarta, 31 Agustus 2026 — Tuta Films merilis official teaser trailer & poster film horor misteri Hasut, yang menjadi debut penyutradaraan penulis-sutradara Ilya Sigma. Dalam teaser trailer yang dirilis, menampilkan empat sahabat berpasangan, Karina Salim, Rachel Amanda, Marthino Lio, dan Kevin Ardilova berada di sebuah hutan. Mereka melakukan sesi meditasi. Ketika keinginan untuk menyembuhkan berubah menjadi kontrol, semuanya pun berubah.Situasi tak terkendali, saat suara-suara mulai terdengar, kecurigaan perlahan mulai tumbuh sehingga batas antara kenyataan dan prasangka pun perlahan menghilang..Tak ada yang benar-benar tahu apa yang nyata, dan setiap orang hanya menuruti apa yang sebenarnya mereka ingin percaya.Namun, dalam official teaser posternya menampilkan ketiga pemeran, Rachel Amanda, Marthino Lio, dan Kevin Ardilova terkulai. Sementara hanya Karina Salim yang masih sadar. Apa yang terjadi pada mereka? Dan mengapa hanya Karina yang masih terjaga?“Film Hasut terasa personal bagi saya karena berbicara tentang luka, rasa percaya, dan keinginan untuk menyembuhkan orang yang kita sayangi. Film ini mempertanyakan kapan perhatian berubah menjadi kontrol, dan mengapa kita mudah mempercayai sebuah suara ketika suara itu mengatakan sesuatu yang memang ingin kita percaya. Hampir seluruh proses syuting film Hasut berada di outdoor, di tengah hutan. Kami menjelajahi beberapa hutan tanpa kendala berarti.Syutingnya berjalan lancar, dan semua sehat, karena alam ikut menjaga kami,” ujar penulis dan sutradara Ilya Sigma. “Yang menarik dari Hasut adalah bagaimana film ini membangun rasa takut tanpa menghadirkan hantu. Suara dari HT saja sudah bikin seram. Apalagi cerita tentang healing di hutan ini dekat dengan dunia wellness yang juga saya kenal,” ujar Karina Salim.Diproduksi oleh Tuta Films, Hasut diproduseri oleh Putrama Tuta dan Siera Tamihardja. Film Hasut akan tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026. Ikuti informasi terbaru tentang film Hasut melalui akun Instagram resmi @filmhasut dan @tutafilms.

Admin Kupas Tuntas Film 31 Aug 2026
VIDEO
CALON GUBERNUR INI NGGAK BISA BOHONG LAGI! Kira Kira Kenapa Ya Temukan Jawabannya Di Film Bapak Paling JUJUR!
NEWS

CALON GUBERNUR INI NGGAK BISA BOHONG LAGI! Kira Kira Kenapa Ya Temukan Jawabannya Di Film Bapak Paling JUJUR!

Andovi da Lopez jadi Jonas Prakoso, calon gubernur yang kehilangan filter dan harus menghadapi kekacauan setelah semua isi kepalanya keluar begitu sajaJakarta, 17 September 2026 — Apa jadinya bila seorang calon gubernur yang biasanya jago pencitraan tiba-tiba nggak bisa bohong sama sekali?Kekacauan itulah yang diperlihatkan dalam main trailer dan poster terbaru BAPAK PALING JUJUR, film komedi karya sutradara Fajar Nugros yang akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 15 Oktober 2026.Dalam film ini, Andovi da Lopez berperan sebagai Jonas Prakoso, calon gubernur yang tahu betul cara memenangkan hati rakyat. Penampilan rapi, senyum di depan kamera, janji manis, hingga pencitraan telah dipersiapkan. Namun, sebuah kutukan dari neneknya membuat Jonas kehilangan kemampuan untuk berbohong.Sejak saat itu, apa pun yang ada di kepalanya langsung keluar dari mulutnya. Tidak ada filter, tidak ada jawaban yang dibuat-buat. Rahasia yang seharusnya disimpan, pikiran yang seharusnya cukup ada di kepala, sampai berbagai hal yang bisa membuat situasi semakin runyam ikut terbongkar. Dari urusan kampanye sampai kehidupan pribadinya, Jonas pun harus menghadapi konsekuensi dari kejujuran yang datang tanpa rem.“Saya tertarik dengan premis BAPAK PALING JUJUR karena pertanyaannya sederhana, tapi konsekuensinya bisa ke mana-mana: apa jadinya kalau kita benar-benar nggak bisa menyaring apa yang ingin kita katakan?” ujar Fajar Nugros, sutradara BAPAK PALING JUJUR.“Cerita ini sudah berhasil di Brasil dan Korea, dan sekarang kami mencoba membawanya ke Indonesia dengan karakter dan situasi yang dekat dengan penonton di sini. Buat saya, justru dari situ komedinya muncul,”sambungnyaBAPAK PALING JUJUR merupakan adaptasi dari film Korea Selatan Honest Candidate (2020) yang kemudian dibuat sekuelnya pada 2022. Film Korea tersebut sendiri merupakan adaptasi dari film Brasil O Candidato Honesto (2014). Setelah hadir dalam dua versi tersebut, cerita tentang seseorang yang tiba-tiba kehilangan kemampuan untuk berbohong kini dibawa ke Indonesia dengan karakter, humor, dan situasi yang dekat dengan keseharian penontonIndonesia Indonesia.“Jujur, proses membuat trailer ini sendiri bikin kami cukup pusing,” ujar Aoura Lovenson Chandra, Produser BAPAK PALING JUJUR.“Kami harus memilih dari begitu banyak kekacauan yang dialami Jonas. Kalau semuanyadimasukkan, bisa-bisa trailernya lebih panjang dari filmnya, hahaha. Tapi justru itu yang seru.Karena ketika seseorang sudah nggak bisa menyaring apa yang ingin dikatakannya, semuanya jadi kacau. Hal sederhana pun bisa berubah jadi masalah besar,” katanya lagi.Selain Andovi da Lopez, BAPAK PALING JUJUR juga dibintangi Claresta Taufan, Benedictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla D. Purnama, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, Akim Bagil, Mr. Kemingg. Main trailer dan poster terbaru BAPAK PALING JUJUR sudah dapat disaksikan melalui akun media sosial Bapak Paling Jujur, Cahaya Pictures, dan Studio Antelope.Sudah siap melihat apa yang terjadi kalau filter pencitraan benar-benar hilang?BAPAK PALING JUJUR tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 15 Oktober 2026.

Admin Kupas Tuntas Film 17 Sep 2026
VIDEO
Setelah Revisi Dua Kali Karena Foto Blur, GJLS: Berapi-Api Akhirnya Merilis Official Poster, Trailer, dan Original Soundtrack Barasuara Bersama Performance Memukau dari Damkar
NEWS

Setelah Revisi Dua Kali Karena Foto Blur, GJLS: Berapi-Api Akhirnya Merilis Official Poster, Trailer, dan Original Soundtrack Barasuara Bersama Performance Memukau dari Damkar

Jakarta, 2 Oktober 2026 — Setelah melalui dua kali proses revisi akibat drama menggelikan dari trio Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir dengan netizen penggemar GJLS, akhirnya poster GJLS: Berapi-api resmi diizinkan tampil jelas tanpa sensor. Dalam perhelatan konferensi pers yang riuh di Lippo Mall Nusantara, rumah produksi Amadeus Sinemagna resmi meluncurkan paket lengkap promosi: revisi kedua Official Poster, Official Trailer, serta lagu orisinal resmi garapan Barasuara untuk film komedi drama GJLS: Berapi-Api.Seremoni Nyaris Gagal: Hendak Tampil Heroik, Malah Diselamatkan Regu Damkar SungguhanSesuai tradisi komedi GJLS, acara pembukaan tirai hitam raksasa penutup poster dan trailer tidak dibiarkan berjalan normal tanpa bumbu kepanikan. Niat hati ingin bergaya bak pahlawan penyelamat dengan menarik tirai secara serentak, trio abang-abang ini justru tersangkut tali dan gagal mengeksekusi seremoni hingga memicu tawa penonton di area mal.Sadar situasi di panggung mulai melenceng dari naskah, Rigen langsung sigap menelepon panggilan darurat pemadam kebakaran. Suasana berubah drastis saat sirene berbunyi dan regu Algojo Api masuk dengan langkah tegap, mengambil alih panggung, lalu menarik tirai hitam tersebut secara sempurna diiringi tepuk tangan riuh para tamu undangan.Official Trailer: Realitas Tugas Damkar dari Ambil Rapor Sampai Kepala Nyangkut PagarMateri official trailer yang baru diputar memperlihatkan pahit-manis perjuangan tiga sahabat masa kecil yang bertekad menjadi petugas pemadam kebakaran yang gagah. Namun, setelah melewati gemblengan tanpa ampun bersama regu Algojo Api, trio GJLS justru dihadapkan pada tugas-tugas lapangan yang tak terduga: mulai dari operasi darurat mengambil rapor anak SD hingga penyelamatan krusial mengeluarkan kepala Yono Bakrie yang tersangkut di jeruji pagar.Misi mulia berbalut kekacauan tersebut ditegaskan oleh para pemeran utama. "Tujuan kami di film ini ga cuma ingin menunjukkan film GJLS yang lucu dan seru, tapi juga ingin membawakan aksi heroik pemadam kebakaran yang selalu siap membantu kita, dan cerita yang dekat dengan kita semua," papar Rigen Rakelna.Membawa momen haru ketika ditanya mengenai tema persahabatan yang dibawa dalam film terbaru dari trio komedian ini, Ananta Rispo ternyata meneteskan air mata di tengah panggung press conference. Sulit berkata-kata karena emosinya yang tak terduga pecah di atas panggung, Rispo menekankan pentingnya momen ini dalam hidupnya. “Saya sangat bangga bisa ada di sini bersama kedua sahabat saya,” sebut Rispo di tengah pelukan Rigen dan Hifdzi.“Intinya, di film ini kami mau membawakan sisi yang dicintai publik penggemar komedi di film pertama, tapi ke level yang lebih dalam segala hal,” ujar Hifdzi mengenai film terbaru mereka.“Ini adalah GJLS yang lebih lucu, lebih hangat, juga lebih bisa dinikmati berbagai kalangan dan usia.”Sutradara Monty Tiwa menambahkan, “GJLS: Berapi-Api adalah film baru dengan cerita baru yang berbeda dengan GJLS: Ibuku Ibu-ibu. Ceritanya di-design untuk bisa ditonton bersama keluarga.”Kemegahan Soundtrack Barasuara dan Jajaran Pemeran LengkapEnergi film ini kian meledak berkat iringan official original soundtrack bertenaga dari band rock Barasuara yang berjudul “Api dan Mimpi” membuktikan bahwa perseteruan perebutan lagu antara Hifdzi dan Iga Massardi tempo hari resmi tuntas secara musikal.Di bawah komando sutradara Monty Tiwa, film ini turut diperkuat oleh deretan bintang dan komika lintas generasi: Rigen Rakelna, Ananta Rispo, Hifdzi Khoir, Carissa Perusset, Aurra Kharisma, Indira Ayu Maharani (Inayma), Ebel Cobra, Grace Emmanuela, Yono Bakrie, Nigel Siwabessy, Rio Dumatubun, dan Sadha Triyudha.Catat Tanggal Tayangnya!GJLS: Berapi-Api siap memadamkan stres dan mengocok perut penonton di bioskop seluruh Indonesia mulai 5 November 2026.Saksikan Official Trailer resmi di kanal YouTube Amadeus Sinemagna dan pantau terus kabar terbarunya melalui akun media sosial resmi @sinemagna, @gjlsberapiapi, dan @gjlsentertainment.

Admin Kupas Tuntas Film 02 Oct 2026
VIDEO
Perpaduan Survival, Teror Hiu, dan Drama Keluarga yang Menegangkan
MOVIE
4.0

Perpaduan Survival, Teror Hiu, dan Drama Keluarga yang Menegangkan

Disutradarai oleh Renny Harlin dan ditulis oleh Pete Bridges, Shayne Armstrong, serta S.P. Krause, Deep Water (2026) hadir sebagai film thriller survival yang memadukan ketegangan bencana, drama keluarga, dan teror hiu dalam satu paket yang intens. Film ini dibintangi oleh Aaron Eckhart sebagai Ben, Ben Kingsley sebagai Rich, Angus Sampson sebagai Dan, Lucy Barrett sebagai Penny, Richard Crouchley sebagai Matt, Molly Belle Wright sebagai Cora, Wenhan Li sebagai Sam, Rosie Simei Zhao sebagai Lilly, Nashi sebagai Zoe, dan Lakota Jri sebagai Hutch.Sejak menit-menit awal, film ini langsung membangun atmosfer yang mencekam. Ceritanya berhasil menjaga tempo dengan sangat baik, membuat penonton terus dibuat penasaran mengenai nasib para karakter yang terjebak di tengah lautan setelah sebuah kecelakaan besar terjadi. Renny Harlin, yang dikenal lewat berbagai film aksi dan thriller, kembali menunjukkan kemampuannya dalam menciptakan adegan-adegan penuh tekanan yang membuat jantung berdebar.Akting Dari Para Pemain Yang ApikAaron Eckhart tampil sangat meyakinkan sebagai Ben, sosok yang harus berjuang mempertahankan hidup sekaligus melindungi orang-orang di sekitarnya. Karisma dan emosi yang ia tampilkan terasa kuat sepanjang film. Ben Kingsley juga memberikan performa yang solid sebagai Rich, menghadirkan karakter yang berwibawa sekaligus emosional.Namun, salah satu kejutan terbesar justru datang dari para pemeran pendukung, terutama Molly Belle Wright sebagai Cora. Aktingnya sebagai karakter anak-anak terasa sangat natural dan menyentuh. Ia berhasil menyampaikan rasa takut, kepanikan, hingga kesedihan dengan sangat baik, sehingga membuat penonton semakin terhubung secara emosional dengan cerita. Interaksi antara para karakter dewasa dan anak-anak menjadi salah satu kekuatan utama film ini.Punya Visual Yang Menegangkan Salah satu adegan terbaik dalam Deep Water tentu saja adalah momen jatuhnya pesawat. Adegan tersebut disajikan dengan sangat intens, dramatis, dan menegangkan. Kamera bergerak cepat mengikuti kepanikan para penumpang, sementara efek suara dan musik latar semakin memperkuat suasana mencekam. Penonton akan dibuat seolah ikut merasakan ketakutan dan kepanikan para karakter saat berusaha bertahan hidup di tengah situasi yang semakin memburuk.Dari sisi visual, CGI yang digunakan juga patut mendapatkan apresiasi. Efek air, ombak, reruntuhan pesawat, hingga kemunculan hiu terlihat cukup realistis dan mampu mendukung atmosfer film. Renny Harlin berhasil memanfaatkan teknologi visual untuk menghadirkan adegan-adegan aksi yang spektakuler tanpa terasa berlebihan.Punya Sisi Komedi & EmosionalMeskipun didominasi oleh ketegangan, film ini tetap menyisipkan beberapa momen komedi ringan yang membuat suasana sedikit mencair. Humor yang muncul tidak mengganggu alur cerita, justru memberikan jeda bagi penonton sebelum kembali dibawa ke situasi yang menegangkan.Tak hanya menawarkan aksi survival, Deep Water juga menyimpan beberapa adegan emosional yang cukup menyentuh. Hubungan antar-karakter, pengorbanan, dan perjuangan untuk bertahan hidup berhasil menghadirkan momen-momen sedih yang terasa tulus dan menyayat hati.Serangan Hiu Yang BrutalTentu saja, elemen yang paling ditunggu adalah serangan hiunya. Film ini berhasil menghadirkan teror yang brutal dan sulit ditebak. Setiap kemunculan hiu selalu dibangun dengan ketegangan yang efektif, membuat penonton tidak pernah merasa aman. Beberapa adegan serangan bahkan hadir secara tiba-tiba dan mengejutkan, memberikan sensasi horor yang intens sepanjang film.KesimpulanDeep Water (2026) adalah film thriller survival yang sukses menghadirkan kombinasi aksi, drama, ketegangan, dan emosi dalam porsi yang seimbang. Dengan adegan pesawat jatuh yang spektakuler, performa para pemain yang solid, CGI yang memukau, serta teror hiu yang brutal dan tidak terduga, film ini menjadi tontonan yang layak bagi para penggemar film survival dan thriller.Untuk SOBAT KTF yang menyukai film seperti The Shallows, 47 Meters Down, atau The Reef, Deep Water menawarkan pengalaman menonton yang seru, menegangkan, dan penuh kejutan dari awal hingga akhir.

Rahmadandi Desky Prayuda 31 Jul 2026
Jangan Tertipu Image Couple Goals! iQIYI Original ‘Dalam Suka dan Dusta’ Ungkap Sisi Gelap di Balik Pernikahan Selebriti
NEWS

Jangan Tertipu Image Couple Goals! iQIYI Original ‘Dalam Suka dan Dusta’ Ungkap Sisi Gelap di Balik Pernikahan Selebriti

Para pemeran series iQIYI Original Dalam Suka dan Dusta berbagi pengalaman membangun chemistry antar pemain sekaligus mendalami karakter dengan pilihan dan konflik yang tidak sederhana.Jakarta, 24 September 2026 — iQIYI menggelar Gala Premiere iQIYI Original Dalam Suka Dan Dusta di CGV Pacific Place, Jakarta, yang dihadiri oleh jajaran pemeran utama: Acha Septriasa, Darius Sinathrya, Ciccio Manassero, dan Shania Gracia. Dalam Gala Premiere tersebut, para pemain membagikan cerita di balik layar mengenai chemistry, dinamika hubungan hingga tantangan mengeksplorasi karakter dengan sisi dan pilihan yang beragam pada series yang disutradarai Hanny Saputra ini.Dalam screening eksklusif dua episode pertama, iQIYI Original Dalam Suka Dan Dusta memperlihatkan bahwa kehidupan couple goals selebritas Duta (Darius Sinathrya) dan Citra (Acha Septriasa) yang terlihat sempurna di depan layar, namun di belakang layar ternyata menyimpan konflik yang jauh lebih kompleks. Setelah perselingkuhan terungkap, keduanya mengambil keputusan yang tidak biasa, yaitu menjalani open marriage demi mempertahankan keluarga sekaligus citra mereka di depan publik.Alih-alih menyelesaikan masalah, keputusan tersebut justru membuat hubungan mereka semakin kacau.Duta Bikin Penonton Naik Darah, Citra Justru Mengundang SimpatiDua episode pertama dalam iQIYI Original Dalam Suka dan Dusta langsung memberikan gambaran bahwa Duta bukan suami green flag seperti yang terlihat di depan layar. Justru sebaliknya, Duta kerap memainkan emosi Citra melalui gaslighting, manipulasi, dan guilt-tripping, membuat Citra terus mempertanyakan dirinya sekaligus merasa bersalah atas situasi hubungan mereka.Di sisi lain, Citra juga sedang berusaha untuk mempertahankan citranya sebagai artis papan atas panutan penggemar. Ia harus menghadapi tantangan di industri hiburan, termasuk gosip dan pemberitaan miring mengenai hubungannya dengan Duta yang berpotensi menghancurkan image Citra di hadapan publik.Kondisi tersebut membuat Citra menjadi karakter yang tidak hanya mengundang rasa gemas, tapi juga simpati dari penonton. Di satu sisi, penonton dibuat bertanya-tanya mengapa Citra masih bertahan dalam hubungan toxic dengan Duta. Namun di sisi lain, terlihat jelas bahwa ada banyak hal yang Citra pertaruhkan, dari pernikahan, anak, keluarga, hingga karirnya.Menariknya, iQIYI Original Dalam Suka dan Dusta juga menjadi pengalaman pertama Acha Septriasa membintangi series modern setelah sebelumnya lebih banyak dikenal melalui film. Menurut Acha, perbedaan proses kerja antara film dan series justru menjadi salah satu tantangan yang menarik dalam memerankan Citra.Waktu berdiskusi dengan Mas Hanny sebagai sutradara, saya baru menyadari bahwa proses mengerjakan film dan series ternyata cukup berbeda. Kalau di film, saya biasanya harus sudah memahami karakter dan latar belakang perjalanannya sejak awal. Di series karakter justru berkembang secara bertahap, layer demi layer. Jadi, saya juga tertantang untuk tidak langsung memahami Citra secara keseluruhan, tetapi benar-benar menemukan karakternya seiring cerita berjalan. Citra adalah karakter yang kompleks dengan berbagai keputusan yang mungkin tidak mudah dipahami penonton, jadi tantangan terbesar buat saya adalah memahami Citra tanpa menghakiminya,” ungkap Acha.Sementara itu, Darius Sinathrya mengaku justru menikmati tantangan memerankan Duta yang memiliki karakter sangat berbeda dari dirinya. “Saya suka banget sama karakter Duta. Dia tuh brengsek Bahkan kadang sebagai Darius saya ingin bilang, ‘Duta, jangan begitu lah, Bro.’ Tapi justru itu yang menantang!” kata Darius.Dari hari pertama syuting, Darius dan Acha berusaha membedah karakter Duta dan Citra bersama-sama, termasuk memahami background dan perjalanan mereka, supaya benar-benar tahu kenapa karakter ini mengambil keputusan tertentu. Setelah dibedah bersama, mereka jadi lebih clear seperti apa Duta dan Citra sebenarnya.Karakter Denis yang Membawa “Angin Segar” dan Vania yang Bikin Situasi MemanasDi tengah hubungan Duta dan Citra yang semakin retak, hadir Denis (Ciccio Manassero) yang membawa warna baru dalam kehidupan Citra. Sebagai sosok yang lebih muda dari Citra, Denis hadir dengan perhatian dan pendekatan yang membuat Citra nyaman, terutama ketika ia membutuhkan ruang untuk didengarkan tanpa dihakimi.Denis memang hadir untuk Citra di ruang-ruang ketika dia membutuhkan seseorang untuk mendengarkan dan tidak menghakiminya. Apalagi Denis lebih muda dari Citra, jadi tantangannya adalah bagaimana membuat hubungan mereka terasa natural. Yang menarik, di balik sosok Denis yang terlihat supportive dan green flag, ternyata ada banyak layer dalam dirinya yang cukup sulit saya pahami. Itu yang membuat karakter ini challenging untuk saya mainkan,” kata Ciccio.Sementara itu, Vania (Shania Gracia) hadir sebagai sosok yang ambisius dan berani mengejar apa yang diinginkannya. Karakter ini menjadi tantangan baru bagi Shania karena memiliki kepribadian yang jauh berbeda dari dirinya maupun citra yang selama ini dikenal publik.“Jujur, waktu pertama ditawari karakter Vania, saya sempat kaget dan bertanya-tanya apakah saya bisa membawakannya. Vania sangat berbeda dari diri saya dan image saya selama ini. Dia sangat ambisius, dan ketika mencintai seseorang, dia ingin orang tersebut menjadi miliknya sepenuhnya. Justru karena itu, saya merasa Vania menjadi tantangan baru buat saya dan banyak belajar dari Mas Hanny sebagai sutradara serta para cast senior selama prosesnya,” ucap Shania.Ketika Masalah Rumah Tangga Membuka Rahasia yang Lebih BesarIkhsan Sasmita, Head of Original Content Indonesia iQIYI, menjelaskan bahwa iQIYI Original Dalam Suka dan Dusta menghadirkan kisah unik dengan mengangkat tema yang masih jarang dieksplorasi di Indonesia.Konsep open marriage adalah hal yang tabu dan cenderung dihindari dalam percakapan, meskipun fenomena ini menjadi bagian dari dinamika hubungan di masyarakat modern. Di sisi lain, kami melihat besarnya ketertarikan masyarakat terhadap seluk-beluk kehidupan selebritas. Melalui iQIYI Original Dalam Suka dan Dusta, kami memadukan kedua fenomena sosial tersebut menjadi sebuah cerita yang kuat, relevan, dan penuh intrik,” ungkap Ikhsan.Ikhsan berharap series ini tidak hanya menghibur, tetapi juga dapat mengajak penonton melihat kompleksitas sebuah hubungan dari berbagai sudut pandang serta membuka ruang diskusi mengenai kepercayaan, komitmen, dan pilihan dalam kehidupan pernikahan.Jangan lewatkan bagaimana kisah Citra, Duta, Denis, dan Vania berkembang hingga berbagai rahasia mulai terungkap. Saksikan 10 episode iQIYI Original Dalam Suka dan Dusta mulai 25 September 2026. Episode baru hadir setiap hari Jumat eksklusif di iQIYI.

Admin Kupas Tuntas Film 24 Sep 2026
VIDEO
Pemenang Palme D’Or Fjord Jadi Pembuka Jakarta World Cinema 2026 dan Inherit karya Banjong Pisanthanakun Jadi Penutup!
NEWS

Pemenang Palme D’Or Fjord Jadi Pembuka Jakarta World Cinema 2026 dan Inherit karya Banjong Pisanthanakun Jadi Penutup!

JAKARTA, INDONESIA (1 Oktober 2026) — Menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi utama bagi sinema dunia di Asia Tenggara, Jakarta World Cinema (JWC) hari ini mengumumkan program film edisi 2026 dalam acara konferensi pers di CGV Fx Sudirman, Jakarta. Tahun ini, JWC akan menghadirkan 207 film dari 69 negara, dengan lineup impresif yang mencakup 120 film peraih penghargaan dari berbagai festival film paling bergengsi di dunia.Kurasi JWC 2026 tahun ini semakin memperkuat komitmennya terhadap keberagaman dan film-film yang menjadi sorotan di kancah penghargaan internasional.Lineup tersebut mencakup 96 film Asia, 41 film yang disutradarai perempuan, serta 20 film yang menjadi perwakilan resmi negara masing-masing untuk kategori Best International Feature Film pada Academy Awards ke-99.JWC 2026 akan dibuka secara resmi dengan pemutaran film Fjord karya Cristian Mungiu, yang baru saja meraih Palme d’Or Cannes 2026. Sementara itu, festival akan ditutup dengan pemutaran perdana di Indonesia film horor terbaru garapan sineas Thailand Banjong Pisanthanakun (The Medium, Shutter), Inherit, yang kembali menghadirkan kisah horor dengan ciri khasnya.Deretan film internasional yang hadir di festival tahun ini mencerminkan panorama sinema dunia paling menonjol sepanjang tahun. Audiens akan berkesempatan menyaksikan Minotaur karya Andrey Zvyagintsev, peraih Grand Prix Festival de Cannes 2026; All of a Sudden karya Ryūsuke Hamaguchi, yang mengantarkan aktris utamanya meraih Best Actress Cannes 2026; serta film terbaru Jesse Eisenberg, The Debut.Lineup tersebut juga mencakup Naza karya Yuval Abraham dan Rachel Szor, peraih Special Jury Prize Venice 2026, serta Woman Unknown karya May el-Toukhy, yang baru saja memenangkan Golden Lion Venice 2026. Melengkapi pencapaian bersejarah tersebut, Yellow Letters karya Ilker Çatak, pemenang Golden Bear untuk Film Terbaik di Festival Film Internasional Berlin (Berlinale) 2026, juga masuk dalam program pemutaran daring JWC. Kehadiran ketiga pemenang penghargaan tertinggi dari Cannes, Venesia, dan Berlin dalam satu edisi menjadikan JWC 2026 sebuah perhelatan festival film internasional yang istimewa.Menambah bobot program festival tahun ini, sinematografer ternama Tudor Vladimir Panduru, penata sinematografi di balik visual memukau film pembuka Fjord, akan hadir secara langsung di Jakarta. Panduru akan memberikan sesi masterclass eksklusif, berbagi wawasan mendalam mengenai proses kreatif dan pendekatan sinematografinya kepada para sineas, pelaku industri, serta pecinta film Indonesia.“Visi kami untuk Jakarta World Cinema sejak awal adalah menjembatani sinema kelas dunia dengan audiens di Indonesia, sekaligus menempatkan Jakarta sebagai salah satu pusat cinema culture penting di kawasan Asia Tenggara,” ujar Frederica, Executive Director JWC. “Misi kami adalah menciptakan ruang yang inklusif, tempat keunggulan sinematik dapat melampaui batas-batas negara. Dengan menghadirkan film-film penting ini ke layar Indonesia, kami berharap dapat memantik percakapan, menginspirasi para pembuat film lokal, dan merayakan kekuatan sinema.”Festival Director JWC, Shandy Gasella, menekankan arti penting kurasi tahun ini bagi penonton Indonesia.“Menghadirkan 120 film peraih penghargaan saja sudah merupakan pencapaian besar. Namun, dapat menghadirkan sekaligus para pemenang Golden Bear, Palme d’Or, dan Golden Lion dalam satu edisi merupakan pencapaian tersendiri yang sangat berarti bagi kami,” ujar Shandy. “Bagi para penikmat film di Indonesia, JWC menjadi kesempatan langka untuk merasakan denyut utama sinema dunia kontemporer secara langsung. Film-film ini bukan sekadar karya sinema, tetapi suara-suara yang berani, dan relevan. Akses terhadap sinema dengan kualitas seperti ini di dalam negeri dapat membawa perubahan besar bagi perkembangan kultur sinema di Indonesia.”Program pemutaran daring tersedia melalui KlikFilm sepanjang 31 Oktober–21 November 2026. Dengan demikian, audiens dari berbagai penjuru Nusantara dapat turut menikmati rangkaian sinema dunia yang dihadirkan JWC 2026 tanpa harus datang ke Jakarta.Informasi tiket, jadwal lengkap festival, serta informasi lebih lanjut mengenai masterclass Tudor Vladimir Panduru akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatang melalui situs web dan media sosial resmi Jakarta World Cinema.

Admin Kupas Tuntas Film 01 Oct 2026
Film Memburu Pemangsa Libatkan 3.000+ Siswa dalam Kampanye Perlindungan Diri, Ajak Warga Blok M Untuk Gerakkan #JagaAnakAnak, serta Hadirkan Kolaborasi 1 Juta Cup untuk Perkuat Awareness Perlindungan Anak!
NEWS

Film Memburu Pemangsa Libatkan 3.000+ Siswa dalam Kampanye Perlindungan Diri, Ajak Warga Blok M Untuk Gerakkan #JagaAnakAnak, serta Hadirkan Kolaborasi 1 Juta Cup untuk Perkuat Awareness Perlindungan Anak!

Film Memburu Pemangsa tayang mulai 24 September 2026 di bioskop! Jakarta, 10 September 2026 — Menjelang penayangannya di bioskop pada 24 September 2026, film Memburu Pemangsa persembahan Sinemaku Pictures menghadirkan sejumlah rangkaian kegiatan yang bertujuan membangun awareness tentang ruang aman bagi anak-anak. Mulai dari berdiskusi dengan anak-anak sekolah, hingga kolaborasi strategis demi menjangkau publik luas.Kampanye #JagaAnakAnak Goes to SchoolSinemaku Pictures bersama film Memburu Pemangsa membawa kampanye #JagaAnakAnak ke lingkungan pendidikan. Dalam dua hari, kampanye ini menjangkau sekitar total 3.000 siswa di SMK Pustek Serpong dan SMAN 2 Kota Serang melalui rangkaian edukasi mengenai perlindungan anak yang dikemas lewat talkshow dan game interaktif.Kampanye #JagaAnakAnak ini masih akan berlanjut ke sekolah-sekolah di berbagai kota lainnya. Kampanye ini turut dihadiri sutradara Memburu Pemangsa Umay Shahab, pemeran Taskya Namya, dan Sadam Permana, tokoh muda inspiratif yang dikenal lewat konten-kontennya di media sosial yang banyak mengedukasi generasi muda.Momentum ini menjadi upaya untuk mengajak para siswa saling menjaga diri dan lingkungan dari predator yang memburu anak-anak. Kampanye ini menjadi penting karena hingga saat ini kasus penculikan dan kekerasan terhadap anak di Indonesia masih tergolong tinggi. “Kementerian PPPA mencatat 35.920 kasus kekerasan perempuan dan anak sepanjang 2025. Kasus-kasus ini banyak terjadi di ruang terdekat anak,” ujar sutradara film Memburu Pemangsa Umay Shahab mengenai pentingnya membawa kampanye Jaga Anak-Anak di lingkungan sekolah.“Ketika saya kecil pun, banyak melihat anak-anak seumuran saya yang menjadi korban dari kekerasan para penjahat. Itu yang membuat kenapa saya merasa penting, saat memiliki kesempatan, membuat film yang menjadi keresahan saya dan banyak orang. Dan cerita serta isu sepenting ini belum ada yang mengangkatnya,” tambah Umay Shahab. Umay berharap kampanye #JagaAnakAnak ini juga menyadarkan banyak orang termasuk para siswa dan guru di lingkungan sekolah untuk menciptakan lingkungan aman dan mencegah terjadinya kejahatan.Bersama Warga Blok M Berkomitmen Ciptakan Ruang Publik AmanFilm Memburu Pemangsa sempat melakukan Talkshow yang dipandu oleh ‘Gubernur Blok M’ Arvino dan salah satu personel trio NPD, Niky Putra. Dalam momen itu juga turut dirilis trailer dan poster film Memburu Pemangsa, serta sesi diskusi bersama jajaran pemeran Laura Basuki, Taskya Namya, Yasamin Jasem dan Rifnu Wikana.“Dari film ini saya merasa bahwa manusia itu bisa lebih keji daripada setan sebenarnya. Jadi kejahatan itu bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Rasanya kasihan dan miris, ketika anak-anak yang harus terus aware menjaga diri mereka.Jangan terus menerus menyalahkan ‘Oh mungkin karena dia jalan sendiri', 'Oh karena dia pakai baju terlalu terbuka’, ya yang dibenerin harusnya kita sebagai orang dewasa, dan orang dewasa harus ikut menjaga keamanan anak-anak,” ujar Laura Basuki.Tak hanya dukungan untuk menciptakan wilayah yang berkomitmen melawan pemangsa anak, di Blok M jajaran pemeran bersama warga Blok M juga turut terlibat dalam kegiatan permainan interaktif. Permainan interaktif ini hadir lewat kolaborasi Sinemaku Pictures bersama XSpace Indonesia, salah satu hiburan escape room yang menggabungkan role-play, teka-teki, dan elemen horor interaktif.Banyak dari warga di Blok M pun sangat antusias menyambut Memburu Pemangsa.Tak hanya ikut dalam sesi talkshow, namun mereka juga ikut bermain permainan interaktif yang dibuat oleh Xspace Indonesia.Kolaborasi XSpace Indonesia dan Kopi NakoBersama XSpace Indonesia, film Memburu Pemangsa membawa pengalaman berburu dari layar ke dunia nyata melalui immersive experience yang akan membawa penonton ke sebuah misi investigasi dan perburuan. Nuansa horror-crime-action di film juga akan dihidupkan, dengan permainan dan misi yang akan dirasakan langsung oleh pengunjung di wahana XSpace di Pasaraya Blok M.Pengunjung juga dapat menikmati pengalaman imersif film Memburu Pemangsa pada 14 September–11 Oktober 2026 di XSpace Pasaraya Blok M.Dengan kolaborasi bersama XSpace Indonesia, penonton film Memburu Pemangsa nantinya juga bisa merasakan pengalaman berburu seperti karakter 4 jurnalis di film. Kolaborasi ini memperluas pengalaman Memburu Pemangsa dari layar bioskop ke ruang imersif, dengan mengajak peserta terlibat langsung dalam permainan yang terinspirasi dari dunia dan cerita film.Di luar bioskop, Memburu Pemangsa juga memperluas kampanye #JagaAnakAnak melalui kolaborasi bersama Kopi Nako. Mulai 7 September 2026, sebanyak 1 juta cup Kopi Nako x Memburu Pemangsa resmi hadir di 57 gerai Kopi Nako di berbagai wilayah Indonesia.“Ketika diajak bekerja sama dengan Sinemaku Pictures, kami sangat tertarik karena mempunyai pesan yang sangat positif. Bagaimana menyuarakan isu tentang #JagaAnakAnak untuk bisa cepat sampai langsung ke masyarakat, yaitu dalam bentuk visual, yang disampaikan dalam sebuah cup. Biarkan cup Kopi Nako berbicara kepada customer kami. Terkadang, sebuah pesan yang baik bisa dimulai dari hal kecil yang kita temui sehari-hari.” ujar Chief Creative & Marketing Kanma Group, Robert Wanasida.Melalui kolaborasi tersebut, pesan mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang aman bagi anak diharapkan dapat menjangkau masyarakat lebih luas, bahkan di luar ruang bioskop.Film Memburu Pemangsa juga riset sejak tahap pengembangan cerita. Dalam prosesnya, tim menggandeng Komnas Perlindungan Anak, akademisi kriminologi Universitas Indonesia, Divisi Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Kejahatan terhadap Anak (TPPO) Bareskrim Polri, serta redaksi media investigasi untuk menyentuh isu yang nyata.Ikuti informasi terbaru mengenai film Memburu Pemangsa melalui akun media sosial Sinemaku Pictures di Instagram @sinemaku_pictures dan @memburupemangsa. Tonton film Memburu Pemangsa di bioskop Indonesia mulai 24 September 2026!

Admin Kupas Tuntas Film 10 Sep 2026